Dukungan Pelaporan Terhadap Bahar bin Smith Bertambah

Fokustoday.com – Jakarta, 30 November 2018.

Sebelumnya sejumlah orang yang mengatasnamakan diri ‘Jokowi Mania’ melaporkan Habib Bahar bin Ali bin Smith ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap simbol negara.

Bahar bin Smith

Habib Bahar bin Smith

“Intinya reaksi kami sebagai warga Indonesia melihat video yang buat saya itu menghina simbol negera,” ujar Ketua Jokowi Mania Rahmat, saat dihubungi Wartawan, Rabu (28/11).

Menurut Rahmat, pelapor dari ‘Jokowi Mania DKI Jakarta’, perkataan Bahar yang menyebut Jokowi banci adalah pelecehan terhadap simbol negara. Perkataan itu juga dinilainya di luar batas kewajaran seorang penceramah atau dai.

Baca Juga (Habib Bahar Dipolisikan Atas Ceramah Bernuansa SARA “Jokowi Banci”)

Dukungan juga mengalir dari sebagian netizen untuk pelaporan terhadap seorang dai, Muhammad Bahar bin Smith, ke polisi. Sebagian lainnya ikut mengecam isi ceramahnya yang menghina Jokowi dalam acara peringatan Maulid Nabi di Darussalam Satu, Batuceper, Tangerang, 17 November 2018.

“Begitukah adab -ahklaq seorang pendakwah?__ yang katanya sebagai dzuriah nabi..mengotori maulid dengan ucapannya yg jauh dari ahklak. Astaghfirullah,” komentar seorang di antaranya di kolom komentar artikel Tempo.Co tentang pelaporan Bahar oleh Jokowi Mania.

Ada yang lain meminta polisi memeriksa kejiwaan Bahar demi menyelamatkan para jemaahnya. Atau ada pula komentar, “Ini habib belajar agama nya di mana kitab nya apa?”

Dukungan pelaporan Bahar ke polisi juga datang dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. “Sebagai pribadi, saya enggak respect,” ujarnya di Kantor Presiden Jakarta, Kamis 29 November 2018.

Pelaporan Bahar ke Polda Metro Jaya oleh dua pelapor berbeda, Rabu 28 November 2018. Laporan pertama dari kelompok yang menamakan diri ‘Jokowi Mania DKI Jakarta’, dan yang kedua oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid.

Muannas menilai ceramah Bahar tak beradab. Dia menambahkan, “Tidak pantas bagi orang yang disebut habib dan ulama berkata kasar penuh kebencian seperti itu”. (FT/tempo/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s