Fadli Zon Sebut Osama Diplomat Yang Bersahabat Dengan Umat Islam Indonesia

Fokustoday.com – Jakarta, 5 Desember 2018.

Masalah cuitan Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi yang menuai protes keras dari PBNU dan GP Ansor mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Fadli Zon

Fadli Zon

Sebelumnya Ketum PBNU kiai Said Aqil Siroj mengatakan, Osama telah menyebarkan fitnah. Padahal, sebut dia, GP Ansor selaku organisasi induk Banser telah menjelaskan perihal pembakaran bendera HTI berkalimat tauhid oleh oknum Banser.

Said Aqil membacakan tweet yang disebutnya punya Osama. Berikut ini petikannya yang disampaikan Said Aqil.

“‘Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang dari pihak organisasi sesat menyimpang kurang lebih sebulan yang lalu’… ini ucapan dia,” kata Aqil membacakan tweet tersebut.

“‘Jadi, kemarin itu Reuni 212 itu yang jumlahnya banyak itu karena reaksi terhadap pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh oknum dari organisasi sesat. Dengan dihadiri oleh capres no 02 Prabowo Subianto, wakil ketua parlemen Fadli Zon, dan lain-lain bapak-bapak wakil Indonesia,'” sambungnya masih membacakan tweet yang disebutnya dicuitkan Osama.

Baca Juga :

Sementara Fadli Zon berbicara lain mengenai cuitan Dubes Saudi yang menyinggung PBNU dan GP Ansor.

“Setahu saya Dubes Saudi Dr Osama adalah diplomat yang bersahabat dengan umat Islam di Indonesia,” kata Fadli di akun Twitter-nya, Selasa (4/12/2018).

Fadli juga berbicara soal konsistensi sikap Osama. Menurutnya, Osama selalu membela kepentingan RI.

“Dia juga konsisten, lurus, dan selalu membela kepentingan Indonesia,” sebut Fadli.

Sementara Kemlu menyesalkan cuitan Osama di media sosial. GP Ansor pun telah menyurati Menlu perihal cuitan Osama.

“Menyesalkan pernyataan dalam sosmed Dubes Saudi. Substansi pernyataan sosmed Dubes Saudi tidak tepat. Secara etika, penyampaian pernyataan seperti yang ada dalam sosmed Dubes Saudi tidak sesuai dengan prinsip hubungan diplomatik,” ujar juru bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir. (FT/detik/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s