Australia Akui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

_104822677_b97544d6-ad82-484e-8209-ed1c19b34004

Yerusalem Barat Yang Diklaim Israel Sebagai Ibukota

Fokustoday.com- Perth, 15 Desember 2018

Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah menegaskan bahwa pemerintahannya akan mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel.

Namun, dia mengatakan kedutaan Australia tidak akan pindah dari Tel Aviv, sampai penyelesaian damai tercapai.

Dia menambahkan, Australia juga mengakui aspirasi orang-orang Palestina akan negara yang beribukotakan Yerusalem Timur.

Tanggapan pemerintah Indonesia

Menanggapi keputusan Australia itu, Kementrian Luar Negeri Indonesia meminta agar Australia dan semua anggota PBB untuk segera mengakui negara Palestina.

Isi pernyataan Kemlu juga meminta agar semua anggota PBB, termasuk Australia, bekerja sama guna tercapainya perdamaian yang berkelanjutan dan kesepakatan antara Palestina dan Israel berdasarkan prinsip solusi dua negara (two state solution).

Australia, seperti tertuang dalam pernyataan Kemlu, tadinya mendukung prinsip solusi dua negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina.

Baca :

Indonesia mendukung Palestina sebagai amanah konstitusi dan Kementerian Luar Negeri mengatakan akan terus mendukung perjuangan bangsa Palestina mendapatkan hak-haknya.

Indonesia juga selalu menegaskan, tak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum tercapai solusi dua negara dengan Palestina.

Sebelumnya, saat tinjauan kebijakan diumumkan pada bulan Oktober, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, meminta agar Australia “tidak mengambil langkah yang dapat mengancam proses perdamaian itu sendiri dan mengancam stabilitas keamanan dunia.”

Mengikuti langkah AS

Status Yerusalem adalah salah satu masalah yang paling diperebutkan antara Israel dan Palestina.

Presiden AS Donald Trump menarik kecaman internasional tahun lalu ketika ia membalik kebijakan luar negeri Amerika selama beberapa dekade dengan mengakui kota kuno itu sebagai ibu kota Israel.

Kedutaan AS dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada bulan Mei.

Pengumuman oleh Morrison ini dilakukan setelah berkonsultasi dengan politisi di Australia dan sekutu di luar negeri.

“Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang adalah pusat Knesset dan banyak lembaga pemerintahan, adalah ibu kota Israel,” kata Morrison, berbicara di Sydney pada hari Sabtu.

“Kami berharap untuk memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat jika sudah praktis… dan setelah penentuan status akhir.”

Pendahulu Morrison, Malcolm Turnbull, telah mengesampingkan pindahnya kedutaan Australia ke Yerusalem setelah pengumuman oleh AS.

Dua negara lain – Guatemala dan Paraguay – telah mengumumkan bahwa mereka juga akan beralih, tetapi Paraguay kemudian membalik keputusan itu setelah pergantian pemerintahan. (ft/bbcindonesia/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s