Pemerintah Berusaha Mencari Cara Agar Petani Tak Kena Pajak

Fokustoday.com – Jakarta, 29 Desember 2018.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pada dasarnya keputusan membebaskan pajak penambahan nilai (PPN) bagi petani hasil bumi membuat pihaknya dilema. Sebab, di satu sisi PPN tersebut dilakukan untuk menambah penerimaan negara.

petani.png

Ilustarsi – Petani yang sedang memanen hasil pertaniannya

Terkait hal tersebut pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sedang mencari cara agar petani hasil bumi tak terkena pajak penambahan nilai (PPN). Hal ini dilakukan agar tidak merugikan petani.

“Ya ini kan dilema yang selalu dihadapkan terhadap kita yang kumpulkan perpajakan tapi di sisi lain sektor ekonomi atau kelompok masyarakat pasti butuh intervensi khusus,” kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini pihaknya tengah merundingkan solusi dari keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengenakan pajak atas hasil olahan pertanian tersebut.

“Nah itu yang sedang kita buat cari jalannya supaya petani-petani hasil buminya itu mereka itu bukan dikecualikan tapi pengertian ini masih ada pilihan. Jadi saya belum berani menjelaskan tapi kita mau mencari cara membantu petani penghasil bumi supaya mereka lebih ringan lah, tidak terlalu berat dan tidak didorong ke petani PPN-nya,” kata dia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, pihaknya ingin petani tidak diberatkan dengan keputusan MA tersebut. Sebab, dalam keputusan tersebut pajak diberlakukan hanya untuk ekspor dan tidak berlaku untuk impor.

“Ada pajak pengeluaran tapi nggak ada pajak pemasukan (untuk petani olahan bumi). Jadi tinggi dia bayar, karena tinggi dia bayar dia bebankan lagi ke petani jadi kita mau cari caranya supaya nggak terjadi begitu,” jelasnya. (FT/detik/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s