Habiburokhman: Paslon Sampaikan visi dan Misi Secara Langsung Tanpa Diwakili Timses

Fokustoday.com – Jakarta, 1 Januari 2019.

Debat pertama capres akan digelar pada 17 Januari 2019. Sebelum itu, akan ada penyampaian visi-misi pasangan calon. Pemaparan visi-misi ini tidak disampaikan oleh paslon, melainkan oleh tim kampanye masing-masing.

Habiburokhman.jpg

Jubir divisi hukum tim Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman

“Sebelum dimulai debat 17 Januari 2019, tanggal 9 Januari kita akan melakukan awalan penyampaian visi-misi,” ujar Ketua KPU, Arief Budiman, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Terkait hal itu Jubir divisi hukum tim Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman menyatakan idealnya pasangan calon memaparkan langsung visi dan misi itu.

“Kami mendukung kedua Paslon untuk menyampaikan visi dan misi secara langsung tanpa diwakili timses atau stuntman pada tanggal 9 Januari mendatang di KPU. Yang paling paham soal visi dan misi adalah Paslon dan paslon juga yang akan melaksankannya,” ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1/2019).

Habiburokhman mengatakan, sebelum Debat pertama tanggal 17 Januari, rakyat sebagai calon pemilih harus mendapatkan informasi secara langsung dari pihak yang berkepentingan yaitu Paslon tentang rencana pengelolaan negara kita lima tahun kedepan.

“Pak Prabowo dan Bang Sandi Insya Allah siap, kami berharap Paslon sebelah juga siap. Persoalan kesibukan sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan, karena penyampaian visi misi adalah momen penting kenegaraan,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman menambahkan, secara khusus Prabowo dan Sandi akan menjelaskan visi misi di bidang hukum, penegakan HAM dan pemberantasan korupsi. Keduanya, lanjut Habiburokhman, menginginkan penegakan hukum yang adil, penghormatan HAM termasuk di bidang ekonomi dan sosial dan penguatan KPK.

“Tentu rakyat juga mau mendengar bagaimana visi misi paslon sebelah di tiga bidang tersebut, karena saat ini hukum kerap dianggap tebang pilih, penegakan HAM masih dipertanyakan dan tindak pidana korupsi masih marak terjadi,” tutur Habiburokhman. (FT/detik/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s