Romahurmuziy Sebut Hoaks Yang Beredar Adalah Taktik Kubu Prabowo-Sandi

Fokustoday.com – Jakarta, 8 Januari 2019.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Romi meminta kepada seluruh kadernya di seluruh Indonesia agar waspada terhadap media sosial. Menurut dia, saat ini begitu banyak informasi yang beredar tanpa tersaring kebenarannya.

Romahurmuziy.jpg

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy

Dia berharap seluruh kader PPP, juga masyarakat secara umum, tidak mudah terpancing dengan informasi yang bersifat provokatif. Romi berharap kader PPP dan masyarakat agar lebih percaya terhadap berita dari media arus utama atau mainstream yang telah teruji keberadaannya.

Terkait maraknya berita hoaks yang beredar, Romi menuding kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya mampu memproduksi hoaks dalam pemilihan presiden (Pilpres) kali ini. Belum ada tanggapan dari kubu Prabowo-Sandi tentang pernyataan Romi itu.

Menurut Romi, hal itu merupakan taktik yang digunakan oleh kubu pasangan calon nomor urut 02 itu.

Baca Juga :

“Percayalah ini adalah strategi lawan, sebab mereka hanya cuma bisa membangun isu,” ucap Romi dalam acara Harlah PPP ke-46 di kantor DPP PPP, Jakarta, Minggu malam (6/1).

Romi memberi contoh hoaks yang dimainkan kubu Prabowo-Sandi adalah kasus Ratna Sarumpaet. Kala itu, sejumlah anggota tim sukses Prabowo-Sandi mengecam tindakan kekerasan yang ditujukan kepada Ratna. Bahkan, Prabowo turut angkat suara.

Namun, Ratna mengaku wajahnya lebam dampak dari operasi plastik. Ratna kini ditahan Polda Metro Jaya.

Contoh hoaks lain menurut Romi yang dimainkan kubu Prabowo-Sandi yakni soal tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos kolom paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Wasekjen Demokrat Andi Arief turut mencuit kabar burung perihal kontainer tersebut. Akan tetapi, KPU, Bawaslu, dan Bea Cukai setempat memastikan tidak ada kontainer yang dimaksud.

“Mereka terus menerus membuat hoaks dan diberitakan berulang kali. Mereka juga menggunakan banyak situs dadakan untuk menyebar kebohongan,” kata Romi.

Menurut Romi, kubu Prabowo-Sandi kerap memainkan hoaks lantaran tidak sekuat pada 2014 silam. Walhasil, memainkan hoaks menjadi taktik yang kini dilakukan.

“Kekuatan mereka di ‘darat’ jauh berkurang dibanding tahun 2014 lalu,” kata Romi.

“Mereka juga menggunakan banyak situs dadakan untuk menyebar kebohongan. Jangan mudah terpancing untuk membagikan berita-berita dari situs yang tidak jelas dan isinya penuh provokatif dan fitnah,” kata Romi. (FT/cnni/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s