PA 212 Imbau Ahok Tak Lagi Berpolitik. Harusnya PA 212 Yang Tidak Berpolitik !

vpigm3jzp-600w

Basuki Tjahaya Purnama ( Ahok)

Fokustoday.com- Jakarta, 24 Januari 2019

Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 memandang, selepas bebas murni dari penjara, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak lagi perlu terjun ke kancah politik.

Pendapat itu disampaikan oleh juru bicara PA 212, Novel Bamukmin.

“Jangan berpolitik,” ujar Novel melalui pesan pendeknya pada Rabu pagi, 23 Januari 2019. Ketimbang terjun ke kancah politik, Novel menyarankan Ahok konsentrasi di bidang usaha.

Novel menyebut Ahok lebih baik menjadi pengusaha daripada politikus. Pernyataan ini dilatari kabar bakal merapatnya Ahok ke salah satu partai. Novel mendengar Ahok akan bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.

Sejumlah sumber juga mengatakan Ahok diminta bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia. Juru bicara PSI, Mohamad Guntur Romli, tak menjawab dengan gamblang ihwal upaya PSI menggaet Ahok itu.

Namun Guntur mengatakan partainya bakal merayu Ahok mengkampanyekan nilai-nilai PSI. Musababnya, nilai-nilai itu terinspirasi dari Ahok.

Novel menyiratkan, meski PA 212 ‘tak merestui’ Ahok berpolitik, mereka tidak akan melarang mantan Gubernur DKI Jakarta itu terlibat lagi dalam partai. Sebab, hak berpolitik adalah hak setiap warga negara.

Justru berkacalah, PA 212 yang harusnya jangan terjun ke dunia politik. Tindakan mereka sungguh bikin malu. Tablig Akbar adalah contoh yang paling segar masih fresh dari oven. Lihat juga video viral seorang pria yang marah dengan polisi. Katanya acara agama, tapi nyatanya ketahuan ada dukungan terhadap capres sebelah. Menggunakan agama untuk menyembunyikan maksud sebenarnya yaitu agenda politik untuk mendukung capres tertentu.

Ini jelas menggunakan agama untuk kepentingan politik. Inilah yang dibanggakan PA 212 selama ini? Belum lagi ketuanya yang mengaku tak tahu kalau dirinya bagian dari tim pemenangan kubu sebelah. Bukankah itu lebih memalukan? Jadi alangkah baiknya PA 212 yang jangan berpolitik lagi, kalau bisa sih baik bubar saja atau fokus saja ke agama. Jangan campurkan ini ke politik apalagi memanfaatka agama untuk kepentingan politik. (ft/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s