Fahri Akan Ungkap Persekongkolan di PKS Jika Tak Berikan Rp 30 miliar

Fokustoday.com – Jakarta, 30 Januari 2019.

Sebelumnya perseteruan antara PKS dan Fahri Hamzah yang sudah berlangsung sejak awal 2016 pada akhirnya oleh pengadilan dimenangkan oleh Fahri Hamzah. Setelah perhelatan panjang di depan hukum mulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sampai kasasi, dimenangkan oleh Fahri Hamzah.

fahri hamzah

Fahri Hamzah

Terkait kelanjutan putusan Mahkamah Agung (MA) memerintahkan PKS membatalkan pemecatan Fahri dan membayar ganti rugi kepada Fahri senilai Rp 30 miliar.

Namun Fahri Hamzah mengaku belum menerima uang Rp 30 miliar dari PKS atas kasus sengketa yang dia menangi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Fahri menyebut akan mengungkap persekongkolan sejumlah elite PKS.

Baca Juga :

“Kami sudah memperingatkan dan tetap lawyer kami bekerja. Tapi secara politik saya akan mengungkapkan bahwa kasus ini lebih dalam karena persekongkolannya itu akan tampak nanti,” kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

PKS belum membayarkan ganti rugi Rp 30 miliar dengan alasan proses hukum belum selesai dan masih akan mengajukan peninjauan kembali (PK).

Fahri mengatakan ingin menyelamatkan kader PKS. Menurut dia, saat ini para kader mengalami intimidasi. Fahri mencontohkan soal surat pengunduran diri yang harus diteken caleg PKS.

“Sebab saya ingin menyelamatkan kader ini. Kasihan kader ini kan sekarang diintimidasi, ditekan. Disuruh tanda tangan surat setia, kalau nggak tanda tangan surat setia, dikeluarin secara sepihak pakai WhatsApp,” ujarnya.

Selain soal kewajiban bayar denda Rp 30 miliar yang belum dipenuhi, Fahri menyebut PKS juga belum merespons tuntutan politiknya. Fahri menuntut lima tergugat terkait kasus sengketa dirinya agar mundur sebagai pejabat partai.

Lima tergugat itu adalah Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis, dan Abi Sumaid. Mereka tercantum sebagai tergugat dalam gugatan yang dilayangkan Fahri di PN Jakarta Selatan.

“Belum (direspons). Kita lihat saja nanti hari Jumat kan saya mau membuat pengumuman lagi. Makin dekat pemilu, makin banyak pengumuman,” ucap Fahri. (FT/detik/am)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s