Para Penantang Mubahalah: Habib Rizieq, Ahmad Dhani hingga Buni Yani. Nasibmu Kini ?

habib-rizieq-shihab-dan-ahmad-dhani_20170518_174011

Habiab Rizieq Shihab dan Ahmad Dani

Fokustoday.com- Jakarta, 5 Februari 2019

Mubahalah. Sumpah ini dilontarkan sejumlah tokoh saat menegakkan kebenaran yang diyakininya. Sumpah mubahalah ini pernah diucapkan Buni Yani bahkan Habib Rizieq. Mereka menantang pihak-pihak lain untuk bermubahalah.

Mubahalah merupakan saling sumpah melaknat antara pihak yang disaksikan sejumlah saksi terhadap sebuah kebenaran yang diyakini masing-masing pihak. Sumpah tersebut harus dihadiri kedua pihak, jika tidak maka batal.

Terhangat, Buni Yani lantang menantang sumpah mubahalah. Video yang dibuat sebelum Buni Yani dibui itu bahkan viral di Media Sosial. Buni Yani dieksekusi pada Jumat 1 Februari 2019. Setelah mengurus administrasi di Kejari Depok, Buni Yani dieksekusi di Gunung Sindur.

Video berdurasi 1 menit 32 detik itu beredar di aplikasi percakapan WhatsApp. Dalam video itu, Buni Yani yang mengenakan kemeja warna putih ini duduk di sebuah kursi sofa dan menghadap persis ke kamera yang ada di depannya.

“Saya Buni Yani ingin menanggapi keputusan kasasi dari MA dan saya akan membalas keputusan kasasi tersebut dengan mubahalah. Bismillah, demi Allah saya tidak memotong, mengedit, mengubah, mengurangi, menambahkan, video Bapak Ahok yang ada di Kepulauan Seribu,” ujar Buni Yani dalam video itu.

Bila berbohong, lanjut Buni Yani, maka dia minta azab segera turun. Lalu dilaknat oleh Allah, dimasukkan ke dalam neraka selamanya.
“Tetapi bila saya benar maka biarlah azab yang sama menimpa seluruh orang yang menuduh saya, termasuk buzzer, polisi, jaksa dan hakim. Mohon video ini disebarkan oleh seluruh jemaah. Biar langsung efeknya mengena,” kata Buni Yani.

Sebelum Buni Yani, ini beberapa tokoh telah menantang sumpah mubahalah:

1. Ahmad Dhani

Kemudian tokoh yang lain yang menyampaikan mubahalah yaitu Ahmad Dhani. Hal itu disampaikan Dhani berkaitan dengan kasus ujaran kebencian yang menjeratnya.

Dhani mengakui salah satu cuitannya di akun Twitter-nya tentang penista agama tidak merujuk pada Ahok. Saat ditanya jaksa soal cuitannya yang berbunyi ‘siapa saja dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’, Dhani menyebut maksud pelaku penista agama yang disebutnya merupakan penjahat sehingga pendukung penista agama juga dimaknai penjahat. Ia mengumpamakan bila ada pelaku kejahatan seksual, ada pendukungnya maka dia juga termasuk penjahat.

“Ya karena penista agama itu bajingan. Pendukungnya ya bajingan juga. Misalnya ada pelaku pelecehan seks itu pendukungnya bajingan juga. Pelaku pengedar narkoba yang mendukung siapapun itu bajingan juga,” kata Dhani, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (5/11/2018).

Dhani menegaskan maksud kata penista agama dalam cuitan itu tidak merujuk pada siapa pun termasuk Ahok, melainkan pada siapa saja pelaku penista agama. Dalam persidangan itu Dhani juga mengaku berani bersumpah di atas Alquran.

“Sebenarnya dalam bahasa saya jelas, siapa saja. Jadi siapa saja itu ya siapa saja. Tidak harus pendukungnya Ahok. Siapa saja yang mendukung penista agama karena di situ memang saya niatkan tulisan itu untuk semua orang. Karena di dalam redaksinya pun memang siapa saja,” ujarnya.

“Jadi kalau saya boleh dikasih Alquran di atas kepala saya atau bermuhasabah (Dhani meralat menjadi mubahalah-red) bahwa kalimat itu tidak hanya ditujukan kepada pendukung Ahok tapi pada semua pendukung penista agama saya siap bermuhabalah dengan siapa saja yang berani melawan saya bahwa apa yang dikatakan itu adalah untuk pendukung penista agama, bukan mereka yang melaporkan saya. Saya berani bersumpah bahwa itu ditujukan pada semua penista agama kalau saya bohong bisa saya mati kesambar petir dan keluarga saya nggak selamat,” imbuhnya.

Baca : Tiga Cuitan ini Buat Ahmad Dhani Digelandang Ke Penjara

2. Kader PKS Vs Fahri Hamzah

Kader Muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian batal menggelar sumpah mubahalah dengan Fahri Hamzah. Batalnya acara tersebut karena Fahri tidak hadir.

“Saya tidak tahu di beberapa media apakah merespon atau tidak sepertinya tidak merespon,” kata Pipin, di Masjid Al-Hikmah, Bangka, Jakarta Selatan, Jumat (16/3/2018).

Ia mengatakan sebelumnya telah mencoba menghubungi Fahri beberapa kali. Namun Fahri tidak menjawab atau pun memberikan kepastian. Menurut Pipin, alasannya melakukan sumpah mubahalah karena Fahri dinilai tidak jujur dalam memberikan keterangannya soal pemecatan dirinya dari PKS.

Dikonfirmasi soal ini, Fahri mengaku tidak terlalu kenal dengan Pipin. Ia pun meminta Pipin agar Pipin tidak mencari keributan.

Sepertinya dalam kasus saya tidak ada nama Pipin…saya tidak terlalu kenal siapa dia..sebaiknya kader di bawah tetap bekerja dan jangan terpancing

“Sepertinya dalam kasus saya tidak ada nama Pipin. Saya tidak terlalu kenal siapa dia,” kata Fahri kepada wartawan, Rabu (14/3).

“Sebaiknya kader di bawah tetap bekerja dan jangan terpancing,” sambungnya.

Baca : Pertarungan Fahri Hamzah vs PKS Berlanjut

3. Habib Rizieq dan Ade Armando

Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab juga pernah menyampaikan mubahalah. Saat itu, Habib Rizieq menepis sangkaan padanya terkait percakapan berbau pornografi yang diunggah di situs baladacintarizieq.

“Mubahalah. Demi Allah, Alhamdulillah, sejak saya memasuki usia taklif hingga saat ini, saya tidak pernah mencuri, merampas, merampok, membunuh, berjudu, meneggak miras, sodomi ataupun berzina. Jika saya berdusta maka laknat Allah SWT atas diri saya. Dan jika saya benar, maka mereka yang memfitnah saya dan tidak bertaubat akan dilaknat oleh Allah SWT di dunia dan akhirat,” demikian bunyi sumpah mubahalah tersebut yang diunggah Habib Rizieq melalui akun Twitter-nya pada 5 Februari 2017.

Empat bulan berselang sejak sumpah Mubahalah tersebut disampaikan Habib Rizieq, Ade Armando menyambut sumpah tersebut. Melalui laman Facebook-nya pada 10 Juni 2017, Ade berani bersumpah jika seseorang yang terlibat percakapan mesum dengan Firza Husein bukanlah Habib Rizieq maka ia siap dilaknat. Namun sumpah itu juga berlaku sebaliknya.

Sumpah itu kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Banyak yang menyebut ini merupakan jawaban dari mubahalah Habib Rizieq.

“Sebenarnya ini bukan mubahalah, tapi banyak yang bilang begitu ya. Ya sudahlah,” kata Ade Armando saat dimintai konfirmasi, Senin (12/6/2017).

Belakangan polisi menghentikan penyidikan perkara yang menjerat Habib Rizieq tersebut. Sedangkan persoalan tentang mubahalah itu tidak pernah dibahas lagi.

4. Anas Urbaningrum

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum pernah meminta majelis hakim dan jaksa penuntut umum dari KPK menggelar mubahalah selepas vonis yang dibacakan untuknya. Anas merasa putusan bersalah padanya tidak adil sehingga meminta mubahalah digelar.

“Karena ini menyangkut yang saya yakini sebgai terdakwa sebagai keadilan, mohon jika diperkenankan di ujung persidangan yang terhormat, tim jaksa penuntut umum, majelis hakim melakukan mubahalah, sumpah kutukan,” kata Anas usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2014).

Hal tersebut disampaikan Anas usai mendengar sidang vonis yang menghukum dirinya 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Anas juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp 57 miliar dan UDS 5,2 juta.

“Mohon izin, saya meyakini substansi tentang pembelaan saya sebagai terdakwa, tentu penuntut umum punya keyakinan di dalam menulis dan menyampaikan dakwaan dan tuntutan, majelis sudah mempertimbangkan selengkap mungkin, karena sebagai terdakwa saya yakin, penuntut umum juga yakin, mohon diizinkan majelis persidangan untuk melakukan mubahallah, siapa yang salah itulah yang sanggup melakukan kutukan,” lanjut Anas.

Namun baik majelis hakim maupun jaksa pada akhirnya tidak menanggapi mubahalah yang diajukan Anas. Selepas itu berbagai komentar muncul termasuk dari Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain yang menilai tantangan mubahalah Anas tidak perlu dituruti hakim karena tidak diatur dalam undang-undang.

“Kalau misalnya hakim dan jaksa diminta oleh Anas untuk mubahalah hakim tidak mesti harus menuruti permintaan terdakwa,” kata Tengku.

“Di undang-undang kita kan tidak boleh atau siapapun mengintervensi hakim termasuk hakim lain. Jadi oleh karena itu permintaan Anas itu ya tidak ada dasar hukumnya, jadi ya diabaikan saja,” imbuhnya.

5. Teroris Sofyan Tsauri

Eks narapidana teroris (napiter), Sofyan Tsauri, berencana melaporkan Habib Rizieq Syihab ke pihak kepolisian karena dituduh menjadi intel kepolisian. Sofyan memang punya sejarah perselisihan dengan Habib Rizieq.

Tahun 2010 lalu, Habib Rizieq pernah bersaksi untuk Abu Bakar Ba’syir. Dalam kesaksiannya, Rizieq menyebut Sofyan sebagai mata-mata polisi.

Sofyan lalu menanggapi. Dia membantah tuduhan bahwa dirinya mata-mata polisi. Sofyan bahkan menantang Habib Rizieq sumpah mubahalah.

“FPI itu kan nggak tahu apa-apa tentang saya. Saya siap untuk bermubahalah dengan Habib Rizieq dan Yusuf Qardhawi (Ketua FPI Aceh),” kata Tsauri saat ditanya soal tudingan FPI sebelum sidang dimulai di PN Depok, Jl Boulevard, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/10/2010) silam.

Tsauri mengatakan tidak ada rekayasa tentang apa yang telah ia perbuat. Semua murni karena dakwah dan tauhid. “Meskipun seandainya yang menuduh itu Osama bin Laden, saya pun siap bermubahalah,” ujarnya saat itu.

Tantangan itu pun akan diladeni FPI. “Nanti saya sampaikan ke yang bersangkutan. Nanti kita jawab secara resmi. Apa dia bisa bermubahalah di dalam tahanan?” kata Koordinator bidang hukum FPI Munarman saat dihubungi detikcom, Rabu (6/10/2010).

Menurut Munarman, pihaknya tidak perlu menyiapkan bukti-bukti apapun untuk membenarkan kecurigaannya terhadap Tsauri. (ft/esdetik)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s