Jerman Bukan Negara Bagian AS ke-51, Jangan Dikte!, Soal Gas Nord Stream 2

Fokustoday.com – Moscow, 22 Februari 2019.

Berlin tidak boleh tunduk pada “dikte” negara lain mengenai kebijakan energinya, kata kepala lobi perdagangan Jerman di Rusia, ketika ia mengecam politisasi proyek pipa gas Nord Stream 2.

Nord Stream 2 laut.jpg

Konstruksi pemasangan pipa Nord Stream 2 di bawah laut

Terlepas dari beberapa kritik Eropa, termasuk Polandia dan Ukraina, proyek itu dikecam oleh AS, yang ingin menjual lebih banyak LNG-nya sendiri ke Eropa. Presiden AS Donald Trump menuduh pihak berwenang Jerman sebagai“tawanan ke Rusia,” dan Washington kemudian mendesak sekutu Eropa untuk meninggalkan proyek pipa, mengancam akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang berpartisipasi di dalamnya.

“Mengenai masalah pasokan energi dan keamanan energi, Jerman tidak boleh menyerah pada dikte atau pengaruh negara lain, apakah itu Rusia atau AS. Jerman bukan negara ke-51 AS, ” kata ketua Kamar Dagang Jerman-Rusia, Matthias Schepp, di Berlin, Kamis.

Pipa, yang akan mengirimkan gas dari Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik, adalah proyek infrastruktur terbesar di UE, menurut kamar dagang. Ini telah menciptakan 30.000 pekerjaan dan sangat penting bagi bisnis Eropa, karena sekitar 670 perusahaan Eropa dari berbagai industri, termasuk yang kecil dan menengah, mengambil bagian dalam Nord Stream 2.

Baca Juga :

Pipa akan membuat energi lebih mudah tersedia untuk industri Jerman, karena negara itu memiliki tarif tinggi untuk pabrik. 

Tidak hanya bisnis akan mendapat manfaat dari kapasitas proyek yang tinggi, tetapi juga rumah tangga pribadi, menurut lobi perdagangan.

“Permintaan Uni Eropa untuk impor gas alam akan tumbuh,” kata Rainer Seele, presiden kamar dagang dan kepala eksekutif di perusahaan minyak dan gas Austria OMV.

Dia menjelaskan bahwa permintaan yang meningkat didasarkan pada pengurangan produksi di Eropa serta penghapusan batubara oleh Jerman. Jadi impor energi yang andal dengan harga yang terjangkau sangat diperlukan, yang membuat Nord Stream 2 begitu penting bagi Eropa.

Pipa gas Nord Stream 2 adalah perusahaan patungan Gazprom Rusia dan lima jurusan energi Eropa. Diharapkan untuk menggandakan kapasitas pipa yang ada yaitu 55 miliar meter kubik per tahun, dan seharusnya mulai beroperasi pada akhir 2019. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s