TKN Jabar : Kampanye Kriminal ! Video Hoaks ” Jika Jokowi Terpilih, Tak Ada Lagi Adzan”

Fokustoday.com- Semarang, 25 Februari 2019

1502526252

Dedy Mulyadi

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah jajaran kepolisian yang segara bertindak soal menyebarnya video kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma’ruf.

Dedi menilai, langkah tersebut sudah tepat karena jika polisi tidak segera bertindak, dikhawatirkan akan semakin banyak orang yang melakukan hal semacam itu.

“Ini kan sudah kampanye yang bersifat kriminal. Karena kan yang namanya kampanye itu menawarkan calon yang diusungnya atau yang akan dipilihnya, bukan membuat fitnah-fitnah baru yang semakin memperuncing keadaan dan membuat dikotomi masyarakat yang semakin terbuka,” ujar Dedi kepada Kompas.com via sambungan telepon, Senin 25/2/2019.

Dedi melanjutkan, karakter masyarakat Indonesia cenderung suka meniru orang lain. Oleh karena itu, jika kampanye hitam seperti ini dibiarkan, dikhawatirkan aksi serupa terjadi di daerah lain.

“Tuturut munding (suka meniru) dalam bahasa Sunda mah. Agar tidak tuturut munding, harus ada langkah hukum yang ditegakkan. Bukan hanya mengampanyekan 02. Yang mengampanyekan 01 juga apabila melakukan fitnah pada 02, ya silakan untuk diproses,” ujarnya.

Baca juga: Tertangkap! Emak-emak Pelaku Kampanye Hitam ” Jokowi Menang Nikah Sesama Jenis Sah”

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu menilai semua isi dalam video itu sangat mustahil terjadi dan merupakan bentuk fitnah yang keji.

Seperti diketahui, video itu berisi, jika Jokowi-Maruf Amin menang, tidak akan ada suara azan dan tidak ada yang memakai kerudung. Lalu disebutkan pula bahwa perempuan sama perempuan dan laki-laki sama laki-laki boleh menikah.

“Pasangan 01 ini capresnya seorang Muslim yang taat, puasa Senin-Kamisnya terbukti rajin. Shalatnya enggak pernah ditinggal. Bahkan, cawapresnya kan mbahnya ulama, Ketua MUI, Rais Aam PBNU. Itu kan sudah tidak diragukan lagi kapasitas keulamaannya,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Karawang dan netizen dihebohkan video sosialisasi yang diduga mengarah pada kampanye hitam terhadap pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Video tersebut diunggah pemilik akun Twitter @citrawida5. Dalam video tersebut tampak perempuan tengah berbicara kepada salah seorang penghuni rumah dalam bahasa Sunda.

“Moal aya deui sora azan, moal aya deui Nu make tiyung. Awewe jeung Awewe meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin (tidak ada lagi suara azan, tidak ada lagi yang pakai kerudung, perempuan dan perempuan boleh menikah, laki-laki dan laki-laki boleh menikah),” kata perempuann dalam video tersebut. (ft/des/kompas)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s