Ponpes Buntet Keluarkan Surat Penolakan Karena Sandiaga Dianggap Ngeyel

Fokustoday.com – Cirebon, 2 Maret 2019.

Sebelumnya Timses Sandiaga Uno berkunjung ke Buntet meminta izin Sandiaga Uno untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Namun ditolak oleh pihak pondok pesantren.

Surat Buntet.jpeg

Surat pernyataan penolakan kedatangan Sandiaga Uno di pondok pesantren Butet Cirebon

Petinggi pondok pesantren (ponpes) ini terpaksa mengeluarkan surat penolakan lantaran pihak Sandi dianggap ngeyel. Sebab, sebelum dikeluarkannya surat tersebut, Timses Sandiaga Uno berkunjung ke Buntet untuk meminta izin, namun pihak Buntet menolak. Segenap keluarga besar Pondok Buntet secara tegas hanya mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya awalnya kaget dengar rencana kunjungan Pak Sandi ke Buntet. Ini kan tandanya ngeyel, akhirnya kita terpaksa membuat pernyataan,” kata Pimpinan Pondok Buntet Pesantren KH Adib Rofiuddin dalam keterangan yang diterima¬†detikcom, Jumat (1/3/2019).

Adib menjelaskan pihaknya khawatir terjadi bentrokan ketika Sandi memaksa berkunjung ke Buntet. Terlebih lagi, sikap politik pesantren tersebut tak berpihak kepada Prabowo-Sandiaga. Sebanyak 53 asrama yang ada di Buntet sepakat mendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Silaturahmi itu baik, tapi mencegah sesuatu yang tidak baik terjadi, itu lebih baik. Saya berharap Pak Sandiaga legowo,” ucap Adib.

Sebelumnya, dalam surat penolakan yang beredar itu, pihak Pondok Buntet Pesantren melayangkan empat poin tentang penolakan Sandiaga Uno.

Poin pertama menolak kedatangan Sandi ke Pondok Buntet Pesantren, karena berpotensi memicu konflik sosial.

Kedua, terkait kesepakatan keluarga besar Pondok Buntet Pesantren yang telah mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf.

Ketiga, imbauan kepada masyarakat Pondok Buntet Pesantren untuk menjaga marwah ponpes yang berada dalam naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Dan keempat, meminta Polres Cirebon agar tak mengeluarkan izin terkait kedatangan Sandi ke Buntet agar tak terjadi hal yang diinginkan. Surat tertanggal 28 Februari 2019 itu ditanda tangani pimpinan Pondok Buntet Pesantren, KH Adib Rofiuddin. (FT/detik/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s