Bagimana Kualitas Lembaga Fatwa Saat Pengurusnya Tidak Faham Tashrif?

Fokustoday.com – Jakarta, 9 Maret 2019.

Baru-baru ini berdear viral video seorang ulama yang mengkritisi hasil Munas Ulama NU soal istilah “Non Muslim dan Kafir”. Namun ternyata ulama yang mengkritisi tersebut ternyata tidak menguasai ilmu sorof dan membuat kesalahan saat mentashrif.

Fatwa

Ilustrasi – Fatwa

Kesalahan dalam mentashrif -di mana shorof adalah ilmu dalam bahasa arab yang menjelaskan perubahan bentuk kata dan makna- sangat berpengaruh pada penafsiran teks suci Qur’an-Hadits, sumber utama ajaran Islam, dan tentu seluruh rancang bangun ajaran Islam. Itu ilmu alat yang sangat mendasar, dipelajari sejak ibtida’iyah atau tsanawiyah.

Kasus salah tashrif Ustad Pengurus lembaga Fatwa bukan hal sederhana. Kesalahannya dikoreksi tapi koreksiannya juga salah. Sekali lagi, ini bukan hal sederhana. Ini persoalan kualitas kepengurusan Majelis Ulama sebagai lembaga keagamaan yang konon menaungi umat Islam se-Negara.

“Ah, itu masalah kecil”, “itu salah redaksional saja”, “masalah teks kecil jangan dibesar-besarkan”. Ooo tidak sesederhana itu.

Baca Juga :

Sebetulnya tidak apa tidak bisa bahasa arab masuk Lembaga tersebut. Tapi andai tidak tahu, ya tidak perlu membicarakan hal yang tidak ia kuasai tersebut. Misalnya ahli kimia tapi memang tidak tahu bahasa arab, sebetulnya nggak papa masuk Lembaga itu tapi ya bagian pemeriksaan kehalalan suatu zat, bukan jadi bagian fatwa atau wasekjen dan tak perlu kemana-mana mengaku sebagai ulama dengan titel KH di depan namanya.

Ini bukan dumeh pernah belajar Bahasa Arab. Bukan pula urusan politik. Ini persoalan penyerahan persoalan/nasib umat Islam ke tangan Lembaga Fatwa, yang ternyata di dalamnya ada orang-orang under-qualified.

Sepertinya ini saatnya melakukan restrukturisasi kepengurusan Lembaga Fatwa tersebut, atau malah langkah awal pengembalian mandat lembaga itu ke tangan ormas-ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU.

Bagaimana mungkin ulama yang duduk dalam Majelis Ulama dengan jabatan yang tidak main-main bisa tidak mengerti ilmu dasar itu? (FT/mm/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s