Ini Alasan Teroris Menembak Secara Brutal di Masjid Al Noor New Zealand

Fokustoday.com, 16 Maret 2019. 

Pria yang dikatakan berada di belakang penembakan masjid Selandia Baru yang mematikan adalah seorang Australia yang bersumpah untuk berperang melawan ‘penyerang Muslim’. Terinspirasi oleh seorang teroris Norwegia, ia hidup sendiri sambil menembak orang-orang yang beribadah.

teroris NZ

Senjata yang digunakan untuk melakukan penembakan brutal di masjid Selandia Baru

Salah satu pria bersenjata mengidentifikasi dirinya di media sosial sebagai orang Australia berusia 28 tahun bernama Brenton Tarrant. Dia menggambarkan dirinya sebagai “orang kulit putih biasa” yang berasal dari keluarga kelas pekerja berpenghasilan rendah dan memiliki “masa kecil yang teratur”.

Sesaat sebelum serangan itu, ia menerbitkan ‘manifesto’ sepanjang 73 halaman di mana ia bersumpah “membalas dendam” terhadap “penyerang” Muslim . Menurut laporan, ia juga menulis bahwa ia terinspirasi oleh teroris sayap kanan Anders Breivik, yang menewaskan 77 orang. di Norwegia pada tahun 2011.

Akun media sosial pria itu telah diblokir.

Senjata-senjata itu bermuatan tulisan yang merujuk pertempuran Eropa terkenal melawan Muslim dan slogan-slogan neo-Nazi. Salah satu pertempuran yang dirujuk adalah Pertempuran Wina 1683 melawan Kekaisaran Ottoman.

Baca Juga :

Serangan terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru merenggut 49 nyawa, komisaris polisi dikonfirmasi. Empat orang ditahan sehubungan dengan tragedi itu.

Pria itu menggunakan GoPro untuk menyiarkan serangan di Masjid Al Noor. Rekaman itu segera dihapus oleh Facebook atas permintaan polisi, tetapi sebagian darinya diterbitkan oleh media lokal. Video gaya POV menunjukkan pria bersenjata itu mengemudi ke masjid dan mengeluarkan senjata api dari bagasi mobilnya.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison membenarkan bahwa seorang warga negara Australia termasuk di antara para tersangka yang ditahan.

Dia rupanya memilih masjid tertentu untuk diserang karena sebuah gereja pernah berdiri di tempat yang sama. Dia juga menyebutkan serangan teroris 2017 di Stockholm di mana lima orang tewas. Salah satunya adalah seorang gadis berusia 11 tahun, yang si penembak menulis bahwa dia akan membalas dendam. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s