Israel Propaganda Kebohongan Sebarkan Iranophobia

Fokustoday.com- Jakarta, 21 Maret 2019

b2cfd32e-e068-4953-b961-b54e7f6d7e86

Iran merilis laporan bahwa mereka telah menyusup ke dalam telepon para pejabat Israel adalah bagian dari “kebohongan” Tel Aviv yang menyebar ke Republik Islam, dengan menyatakan bahwa Teheran lebih suka menggunakan kecakapan teknologinya untuk digunakan dengan baik.

Berbicara kepada wartawan pada hari Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Qassemi mengatakan tuduhan itu merupakan perpanjangan dari “perang psikologis yang sudah gagal” yang dilakukan oleh AS, Israel dan sekutu mereka untuk mempromosikan Iranophobia ketika mereka mencoba segala daya mereka untuk membuat Teheran menjadi yang terbaik. tekanan.

“Para pejabat rezim ini (Israel) telah mengembangkan kebiasaan lama mengarang kebohongan dan menyebabkan gangguan,” kata Qassemi. “Selain memalsukan kebohongan, mereka juga berusaha untuk dengan canggung menghubungkan apa pun yang terjadi di seluruh dunia dengan Iran menggunakan sarana propaganda mereka.”

Media Israel mengklaim pekan lalu bahwa peretas Iran telah melanggar telepon seluler mantan kepala militer Benny Gantz, yang merupakan saingan terbesar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pemilihan umum rezim yang akan datang.

Baca : Jaringan Telekomunikasi Iran diserang Peretas/Hacker AS?

Pihak Kahol Lavan dari Gantz mengkonfirmasi laporan itu, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa aparat intelijen internal Israel Shin Bet telah memperingatkan pejabat itu tentang masalah ini dan kemungkinan pencurian data sensitif.

Qassemi mengatakan tidak dapat disangkal bahwa Iran telah mencapai tingkat kemajuan yang “tak terbayangkan” di berbagai bidang teknologi.

Namun, ia mencatat, Teheran menggunakan kemampuan itu “hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, mengangkat status ilmiah tanah air kita dan mengurangi ketergantungan teknologi dan ilmiah pada orang lain.”

Di dalam wilayah yang diduduki Israel, tuduhan itu dipandang secara luas sebagai upaya kampanye Netanyahu untuk memaksa Gantz keluar dari balapan sambil mengalihkan perhatian publik dari skandal korupsi yang mencengkeram perdana menteri.
Peretasan parlemen Australia mengklaim ‘kebohongan serupa’

Baca : Badan Siber Bantah Intip Privasi Warga Indonesia

Qassemi juga menolak tuduhan serupa tentang serangan cyber pada parlemen Australia pada bulan Februari, yang menurut beberapa laporan berasal dari Iran.

“Tidak diragukan lagi, kebohongan ini adalah bagian dari perang psikologis yang sama yang bertujuan untuk menghentikan kemajuan ilmiah dan teknologi Iran dengan menggambarkan mereka sebagai ancaman,” tambahnya.

Mengutip perusahaan riset cyber AS Resecurity, The Wall Street Journal melaporkan pada akhir Februari bahwa serangan yang menargetkan partai-partai politik dan Parlemen Australia kemungkinan telah dilakukan oleh peretas yang berbasis di Iran.

Namun, sumber-sumber Australia dengan pengetahuan terperinci tentang peretasan, yang tidak diizinkan untuk membahas masalah ini secara terbuka, mengatakan kepada The Sydney Morning Herald bahwa Cina adalah tersangka utama dalam penyelidikan. (ft/des/presstv)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s