Sandiaga: Belum Ada Pembicaraan Konkret Kandidat Menteri Yang Disebut Prabowo

Fokustoday.com – Jakarta, 30 Maret 2019.

 

Sebelumnya calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto memperkenalkan sejumlah nama yang dinilainya layak menjadi calon menteri di kabinetnya jika terpilih pada Pilpres 2019.

SU.jpg

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno

Nama-nama ini diperkenalkan Prabowo saat berkampanye di Lapangan Sidolig, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Nama-nama yang disebut Prabowo, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Sekjen PAN Eddy Soeparno Lalu, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Sementara Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku belum ada pembicaraan dengan capres Prabowo Subianto mengenai menteri yang akan dipilih apabila pasangan tersebut memenangi pemilihan presiden 2019.

Menurut Sandi, saat ini ia dan Prabowo fokus untuk meraih sebanyak-banyaknya dukungan masyarakat sampai hari pemungutan suara 17 April mendatang.

Baca Juga :

“Buat saya kita fokus dulu 17 April. Belum ada pembicaraan konkret,” kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandi, di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Namun Sandiaga menilai tujuh nama calon menteri yang sudah diperkenalkan Prabowo ke publik memiliki kualitas dan kapabilitas yang baik. Ia menilai nama-nama itu diperkenalkan Prabowo agar masyarakat sudah mengetahui menteri seperti apa yang akan ada di kabinet apabila Prabowo-Sandi memenangi pilpres.

“Saya rasa ini kriterianya dan tokoh-tokoh yang disebut itu mumpuni di bidangnya masing-masing. Ini memberi pesan yang jelas ke masyarakat kita tak ada kucing dalam karung,” ucap Sandiaga.

Kendati demikian, Sandiaga mengakui bahwa nama-nama yang disebut itu masih belum final. Menurut dia, Prabowo-Sandi tak hanya akan menjaring menteri dari internal koalisi, namun juga putra-putri terbaik meski bukan bagian dari koalisi.

“Justru kita terbuka bahwa kita tidak ingin semuanya dilihat dari afiliasi politiknya tapi yang terbaik. Meritokrasi yang akan jadi pegangan. Right man and woman in the right place,” kata Sandiaga. (FT/kompas/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s