Cucurella Bercanda Pilih Diri Sendiri untuk Ballon d’Or

Marc Cucurella bercanda akan memilih dirinya sendiri untuk Ballon d’Or. Ia juga mengakui dua kandidat penghargaan itu merupakan rekan setimnya.

cucurella-bercanda-pilih-diri-sendiri-ballon-dor

Marc Cucurella melontarkan gurauan soal Ballon d’Or saat berbicara menjelang pertandingan Nations League antara Spanyol dan Republik Ceko. Ketika ditanya siapa yang layak memenangi penghargaan individu bergengsi itu, bek Spanyol tersebut mengatakan ia akan memilih dirinya sendiri—meski dua kandidat disebutnya merupakan rekan setimnya.

Jawaban itu disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung santai. Alih-alih memberi dukungan terbuka kepada salah satu kandidat, Cucurella memancing tawa dengan mengaku dirinya pilihan terbaik. Ia kemudian menegaskan bahwa keputusan akhir sebaiknya diserahkan kepada para pemilih.

Cucurella soal kandidat Ballon d’Or

“Jika saya harus memilih, saya akan memilih diri saya sendiri,” kata Cucurella sambil bercanda dalam sesi media tersebut.

Di balik kelakar itu, ia mengakui ada dua kandidat yang merupakan rekan setimnya. Ia berharap penghargaan jatuh kepada pemain yang paling pantas, siapa pun orangnya. Kedekatan sebagai rekan satu tim, menurutnya, tidak mengubah sikapnya terhadap hasil pemungutan suara.

“Untungnya, memang benar bahwa dua dari para kandidat adalah rekan setim saya dan semoga yang paling pantas akan menang. Siapa pun itu, saya akan senang dan saya serahkan itu kepada mereka yang memberikan suara.”

Cucurella juga berseloroh bahwa dirinya mungkin akan mendapat “hadiah kecil” karena membantu rekan-rekannya meraih penghargaan. Pernyataan itu membuat suasana konferensi pers tetap ringan, sekaligus menunjukkan bahwa ia tidak ingin menjadikan persaingan Ballon d’Or sebagai pembicaraan yang terlalu serius.

Ia tidak menyebut nama dua rekan yang dimaksud. Dalam sesi itu, Cucurella hanya menyampaikan harapannya agar kandidat yang paling layak menang dan mengatakan ia akan ikut senang jika salah satu dari mereka terpilih.

Popularitas Cucurella di tim nasional Spanyol

Di luar pembahasan Ballon d’Or, Cucurella mendapat pertanyaan mengenai popularitasnya di kalangan pendukung Spanyol. Bek tersebut mengaku tidak benar-benar tahu apa yang membuat publik menyukainya. Ia menduga penampilannya yang berbeda mungkin menjadi salah satu hal yang menarik perhatian.

Namun, sambutan publik baginya bukan semata-mata soal sepak bola. Cucurella mengatakan ia menghargai dukungan dan kasih sayang yang diterima, baik terkait kiprahnya di lapangan maupun secara pribadi. Ia berharap keadaan itu terus berlanjut dan dirinya bisa membuat orang-orang bahagia.

“Yang terpenting, terus seperti ini dan pada akhirnya membuat orang-orang bahagia adalah sesuatu yang sangat indah.”

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, turut memberikan penilaian singkat tentang pemainnya. Ia menyebut Cucurella sebagai orang yang sangat baik sekaligus pesepak bola yang bagus. Komentar itu sejalan dengan kesan yang disampaikan Cucurella mengenai hubungan hangatnya dengan para pendukung.

Adaptasi di klub dan peluang rekan setim

Cucurella juga membahas perbedaan penampilannya bersama tim nasional dan klub. Ia menilai salah satu faktor yang memengaruhi adalah jumlah pertandingan yang telah dijalani. Di tim nasional, ia sudah bermain dalam banyak laga, sedangkan di klub barunya ia menyebut baru tampil kurang dari sepuluh kali.

Menurut Cucurella, masa adaptasi itu turut dipengaruhi minimnya waktu pramusim. Ia mengakui masih ada aspek permainan yang perlu ditingkatkan dan dirinya harus menyesuaikan diri dengan rekan-rekan setim. Karena itu, ia bertekad bekerja keras agar penampilannya di klub bisa menyamai level yang terlihat bersama Spanyol.

“Jelas ada hal-hal yang harus saya tingkatkan dan saya harus beradaptasi dengan rekan-rekan setim saya, tetapi saya akan memberikan yang terbaik dan bekerja keras.”

Ia juga menyinggung bertambahnya pemain klubnya yang mendapat kesempatan memperkuat tim nasional. Cucurella menilai kehadiran mereka penting dan menyebut klub tersebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Ia berharap para pemain muda dari akademi, yang juga berlatih bersama mereka, perlahan mendapat peran lebih besar.

Untuk saat ini, Cucurella memilih tidak ikut menentukan siapa pemenang Ballon d’Or. Gurauannya tentang memilih diri sendiri mungkin menjadi bagian paling ringan dari konferensi pers, tetapi pesannya tetap jelas: penghargaan itu berada di tangan para pemilih. Ia akan menerima hasilnya dengan senang hati, terlebih jika pemenangnya adalah rekan satu tim.

Fokustoday