PBNU Puji Polri Yang Tidak Menjadikan Kitab Suci Sebagai Barang Bukti

Fokustoday.com – Jakarta, 21 Mei 2018. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memuji Polri yang tidak menjadikan kitab suci sebagai barang bukti kejahatan terorisme. Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi M Iqbal membuat klarifikasi menyusul adanya petisi menolak kitab suci menjadi barang bukti. “Kebijakan yang tepat. Kami mengapresiasi Polri atas kebijakan…

Di Serang Warga, Jemaah Ahmadiyah Kocar-Kacir Lari Ke Hutan

Fokustoday.com- Dompu, 20 Mei 2018 Penganut ajaran Ahmadiyah di Lombok Timur, NTB, diserang oleh sekelompok warga. 6 Unit rumah rusak parah hingga rata dengan tanah. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Jemaah Ahmadiyah saat ini tengah dievakuasi ke Mapolres Selong Lotim. Aksi penyerangan itu berlangsung pada Sabtu (19/05) sekitar pukul 12.00 Wita, di Desa…

2.500 Akun Radikal Diblokir Termasuk Al Fatihin, 9.500 Dalam Proses Diverifikasi

Fokustoday.com – Batang, 20 Mei 2018. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus meningkatkan pengawasan penyebaran konten radikalisme dan terorisme di dunia maya. Sebelumnya Rudiantara menyebut salah satu konten penyebar radikalisme dan terorisme yang sudah diblokir adalah buletin Al Fatihin. Dia mengatakan konten-konten itu disebarkan dalam berbagai bentuk, dari file artikel, situs, hingga video.

Polisi Akhirnya Tetapkan Dosen USU Sebagai Tersangka

Fokustoday.com – Sumut, 20 Mei 2018. Sebelumnya dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis alias Himma ditangkap di rumahnya, di Jalan Melinjo II Komp Johor Permai, Kota Medan pada Sabtu (19/5/2018). Dia mengunggah tulisan di Facebook soal bom di tiga gereja Surabaya hanya sebuah pengalihan isu. Dia juga menyertakan unggahan soal #2019GantiPresiden. “Skenario pengalihan yg…

Pengurus PA 212 Ramai-Ramai Lompat Pagar Gabung Ke Partai Politik. Ada Apa ?

Fokustoday.com- Jakarta, 20 Mei 2018 BEBERAPA kader PA yang akan maju ke DPR RI melalui partai nasional (parnas) membantah jika keputusan mereka disebut ‘lompat pagar’. Karena secara aturan, kader partai lokal dibolehkan maju ke Senayan melalui parnas, tanpa harus keluar dari kepengurusan partai lokal. “Dalam UUPA diatur tentang partai lokal. Di sana disebutkan dan ditegaskan…