Klopp Soroti Taktik Bayern dan Peran Harry Kane

Jürgen Klopp mengaku belum memahami sepenuhnya pola pertahanan Bayern Munich dan menyoroti pergerakan Harry Kane setelah laga 2-2 melawan Arsenal. Oliver Kahn menilai komentar itu dapat dianggap sebagai kritik terhadap Vincent Kompany.

klopp-soroti-taktik-bayern-dan-peran-harry-kane

Jürgen Klopp mengaku belum memahami sepenuhnya cara Bayern Munich bertahan di bawah asuhan Vincent Kompany. Pelatih timnas Jerman itu menyampaikan penilaiannya saat jeda pertandingan Bayern melawan Arsenal di Allianz Arena, Rabu malam. Laga pekan ketiga Liga Champions tersebut berakhir imbang 2-2.

Dalam wawancara dengan DAZN, Klopp menyoroti pola pertahanan Bayern yang menurutnya berubah-ubah. Ia juga mempertanyakan pergerakan Harry Kane, yang kerap terlihat di berbagai area lapangan, termasuk saat tim bertahan dan melakukan tekanan di lini tengah.

Klopp menilai sistem bertahan Bayern masih sulit dipahami

Klopp mengatakan Bayern menerapkan pendekatan yang tidak selalu sama ketika kehilangan bola. Dalam pengamatannya, tim itu terkadang melakukan penjagaan terhadap pemain lawan, lalu beralih menjaga ruang. Perpaduan tersebut membuatnya belum bisa merangkum sistem Kompany dalam satu pola yang jelas.

“Saya belum sepenuhnya memahami sistem pertahanan Bayern. Gaya permainan mereka terkadang hibrida; kadang penjagaan individu, kadang pertahanan zona. Saya hanya ingin memahaminya, dan saya masih terus belajar,” ujar Klopp.

Pernyataan itu disampaikan ketika Klopp diminta membahas pertandingan yang sedang berlangsung. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menganggap sepak bola harus dimainkan dengan satu cara tertentu. Namun, menurut dia, sejumlah pergerakan Bayern tetap menyisakan pertanyaan tentang bagaimana tim tersebut mengatur pertahanan.

Klopp juga menyinggung Kane. Penyerang Inggris itu dinilai punya kebebasan bergerak luas ketika Bayern menguasai bola, sesuatu yang dianggapnya positif. Keraguan Klopp muncul ketika Kane terlihat berada jauh dari posisi penyerang, misalnya di lini pertahanan terakhir atau saat Bayern menekan lawan di area tengah.

Pergerakan Kane jadi sorotan dalam laga 2-2

Kane memang tampil menonjol saat menghadapi Arsenal. Ia berperan dalam terciptanya gol Alphonso Davies dan kemudian mencetak gol melalui tendangan penalti. Penampilannya memperlihatkan besarnya pengaruh Kane dalam serangan Bayern, sekaligus membuat posisinya menjadi bagian dari perbincangan taktik setelah pertandingan.

“Dikatakan juga bahwa Harry Kane ada di mana-mana di atas lapangan. Saya menganggap itu luar biasa ketika Bayern menguasai bola,” kata Klopp. Ia kemudian menambahkan bahwa pergerakan Kane saat tim bertahan atau menekan di tengah membuatnya belum sepenuhnya mengerti cara bermain Bayern.

Klopp menyampaikan kritik itu dengan nada yang ia gambarkan sebagai pengamatan, bukan klaim bahwa dirinya memiliki jawaban mutlak. Ia bahkan mengatakan bukan “bapak sepak bola” dan setiap orang bebas menerapkan cara bermain masing-masing. Namun, pilihan kata tersebut tetap memancing tanggapan, terutama karena Klopp kini memimpin tim nasional Jerman dan komentarnya menyasar taktik klub yang dilatih Kompany.

Kompany tidak memperpanjang polemik ketika diminta merespons. Pelatih asal Belgia itu hanya menjelaskan bahwa Kane memang banyak bergerak dan kerap mengambil keputusan dengan sangat baik. Ia tidak mengomentari penilaian Klopp terhadap sistem pertahanan Bayern.

Oliver Kahn menilai komentar Klopp bisa dianggap kritik

Mantan kiper dan petinggi Bayern, Oliver Kahn, kemudian menanggapi ucapan Klopp dalam acara Triple – der Hagedorn Fußballtalk. Kahn mempertanyakan apakah komentar tersebut datang dari seorang pelatih tim nasional atau seorang pengamat sepak bola. Menurut dia, penilaian Klopp dapat dipahami sebagai kritik terhadap pelatih klub.

Kahn juga menyerukan agar pelatih menunjukkan solidaritas satu sama lain. Ia mengingatkan bahwa ucapan seorang pelatih timnas Jerman memiliki bobot tersendiri dan dapat memicu pembahasan luas. Kahn mengaitkan polemik itu dengan komentar Klopp sebelumnya mengenai Julian Nagelsmann, meski responsnya kali ini terutama berpusat pada pernyataan tentang Bayern dan Kane.

Di sisi lain, Kahn mengakui ia sendiri sempat mempertanyakan posisi Kane saat melawan Arsenal. Ia memahami penyerang itu sesekali turun ke tengah karena punya kemampuan mengumpan, tetapi menilai tim perlu menjaga struktur agar pergerakan tersebut tidak membingungkan pemain lain. Pandangan itu menambah dimensi pada perdebatan: bukan hanya soal apakah Kane bisa bermain di banyak area, melainkan bagaimana pergerakannya menyatu dengan susunan Bayern.

Hasil imbang 2-2 membuat laga Bayern dan Arsenal menjadi panggung bagi perbedaan pandangan mengenai taktik. Kompany memilih tidak membalas kritik secara terbuka, sementara Klopp menyebut dirinya masih berusaha memahami pola yang diterapkan Bayern. Perhatian berikutnya akan tertuju pada bagaimana Bayern mempertahankan keseimbangan antara kebebasan Kane bergerak dan struktur permainan tim.

Fokustoday