Liverpool Vs Arsenal: Rekor Iraola Jadi Ujian

Liverpool menjamu Arsenal pada pekan kesembilan Premier League dengan rekor kandang yang belum kuat. Catatan tiga kemenangan Iraola atas The Gunners menambah tekanan bagi tim tamu.

liverpool-vs-arsenal-rekor-iraola-jadi-ujian

Liverpool menghadapi Arsenal di Anfield pada pekan kesembilan Premier League, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Meski catatan kandang Liverpool musim ini belum meyakinkan, The Gunners punya alasan tersendiri untuk waspada: Andoni Iraola tiga kali mengalahkan mereka dalam empat pertemuan terakhir.

Situasi kedua tim menjelang laga juga dipengaruhi hasil berbeda di Carabao Cup. Liverpool lolos setelah menyingkirkan Chelsea melalui adu penalti, sedangkan Arsenal tersingkir usai kalah dari Fleetwood Town, klub Divisi Empat. Hasil itu memberi latar yang kontras bagi duel di Anfield.

Seperti dilaporkan detikSport, Liverpool baru meraih satu kemenangan dari empat pertandingan kandang liga musim ini. Catatan tersebut membuka peluang bagi Arsenal untuk mencuri poin. Namun, rekor pertemuan di bawah arahan Iraola membuat pertandingan ini tak sekadar soal performa kandang.

Catatan pertemuan yang berubah arah

Rekor Iraola atas Arsenal terbentuk ketika ia masih menangani Bournemouth. Dalam empat duel terakhir melawan tim asuhan Mikel Arteta, ia membawa timnya meraih tiga kemenangan. Arsenal hanya sekali menang, dengan skor 3-2 pada 1 Januari.

Hasil itu berbeda jauh dari dua pertemuan awal Iraola dan Arteta. Saat itu, tim Iraola kalah 0-3 dan 0-4. Perubahan catatan tersebut mencapai titik penting pada 11 April, ketika Bournemouth menang 2-1 di Emirates.

Angka-angka itu memberi gambaran bahwa Arsenal pernah kesulitan menghadapi tim Iraola, tetapi tidak otomatis menentukan hasil pertandingan di Anfield. Pertemuan sebelumnya berlangsung saat Iraola memimpin Bournemouth. Kini ia menangani Liverpool, dengan pemain dan keadaan tim yang tidak sama.

Bagi Arsenal, catatan tersebut menjadi peringatan, bukan kepastian. Kemenangan 3-2 pada 1 Januari membuktikan The Gunners juga pernah menemukan cara untuk mengatasi tim Iraola. Arteta kini kembali berhadapan dengan pelatih yang telah mengalahkannya beberapa kali, dengan kesempatan untuk merespons hasil-hasil itu.

Dua hasil berbeda dari Carabao Cup

Liverpool datang dengan modal kelolosan dari laga melawan Chelsea. Mereka harus melewati adu penalti untuk memastikan tiket ke babak berikutnya. Arsenal justru menutup kiprahnya di Carabao Cup setelah tersingkir oleh Fleetwood Town, tim dari Divisi Empat.

Kekalahan Arsenal berpotensi menjadi dorongan bagi para pemain untuk mengejar tiga poin di Anfield. Namun, hasil di satu kompetisi tidak dengan sendirinya menjelaskan bagaimana pertandingan liga akan berjalan. Yang jelas, kedua tim datang dengan hasil terbaru yang berbeda dan sama-sama membawa kepentingan besar ke laga pekan kesembilan.

Untuk Liverpool, catatan satu kemenangan dalam empat laga kandang liga menjadi bagian yang perlu diperbaiki. Bermain di Anfield belum menghasilkan rangkaian kemenangan yang kuat musim ini. Arsenal dapat melihat peluang dari situasi itu, meski rekam jejak menghadapi Iraola membuat tantangan mereka lebih rumit.

Hasil pertandingan juga akan memperbarui gambaran tentang performa Liverpool di kandang dan kemampuan Arsenal menghadapi tim Iraola. Dengan jadwal yang sudah ditetapkan pada Minggu malam, perhatian kini tertuju pada bagaimana kedua tim merespons hasil Carabao Cup dan catatan pertemuan sebelumnya.

Iraola tak ingin bergantung pada masa lalu

Iraola sendiri menolak menjadikan kemenangan bersama Bournemouth sebagai patokan untuk menghadapi Arsenal kali ini. Ia menilai perbedaan klub, pemain, dan situasi membuat pendekatan lama tidak bisa dipakai begitu saja. Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa catatan bagus tersebut tidak ia anggap sebagai jaminan.

Menurut Iraola, Liverpool harus memaksimalkan pemain yang dimilikinya dan menggunakan cara yang berbeda untuk menghadapi Arsenal. Arteta juga disebut telah belajar dari kekalahan-kekalahan sebelumnya. Karena itu, statistik pertemuan memberi konteks, tetapi tidak memberi jawaban tentang hasil akhir.

Ujian bagi Liverpool ialah mengubah laga kandang menjadi hasil yang lebih baik daripada catatan sejauh ini. Arsenal, sementara itu, datang dengan kesempatan membuktikan bahwa kekalahan dari tim-tim Iraola tidak harus berulang. Pertandingan di Anfield akan mempertemukan dua persoalan itu secara langsung.

Fokustoday