FAM Tunggu Jawaban FIFA soal Injury Time Indonesia
FAM belum mendapat jawaban FIFA atas surat mengenai perubahan injury time dalam laga Indonesia kontra Bangladesh. Tambahan waktu itu diikuti dua gol Indonesia yang memengaruhi posisi Grup A.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) belum menerima jawaban FIFA atas surat yang dilayangkan terkait tambahan waktu dalam laga Indonesia melawan Bangladesh. Persoalan itu mencuat setelah papan waktu di Stadion Utama Gelora Bung Karno berubah dari dua menit menjadi tujuh menit, bertepatan dengan gol kedua Bangladesh.
Perubahan tersebut terjadi pada penghujung pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut laporan Janaloka Journal, Timnas Indonesia kemudian mencetak dua gol pada masa tambahan waktu dan menutup laga dengan kemenangan 9-2.
Hasil itu berpengaruh terhadap posisi klasemen. Indonesia menggeser Malaysia dari puncak Grup A karena unggul dalam produktivitas gol. FAM pun mengirim surat kepada otoritas sepak bola dunia untuk memprotes atau meminta penjelasan mengenai keputusan tambahan waktu tersebut.
Perubahan papan waktu jadi pangkal protes
Yang dipersoalkan FAM adalah perbedaan angka pada papan digital. Pada awalnya, waktu tambahan yang ditampilkan tersisa dua menit. Setelah Bangladesh mencetak gol keduanya, angka di papan berubah menjadi tujuh menit.
Laporan Janaloka Journal tidak merinci siapa yang mengumumkan perubahan itu, alasan penambahan lima menit, ataupun prosedur yang digunakan untuk menentukan durasi akhir pertandingan. Informasi yang disampaikan berpusat pada perubahan angka dan dampaknya terhadap hasil laga.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia memanfaatkan waktu tambahan untuk membukukan dua gol. Kemenangan 9-2 membuat posisi tim di klasemen berubah, sementara Malaysia kehilangan tempat teratas karena kalah produktivitas gol. Rangkaian kejadian itulah yang mendorong FAM membawa persoalan tersebut ke FIFA.
Belum ada balasan dari FIFA
Hingga laporan itu diterbitkan, FIFA belum memberikan jawaban kepada FAM. Tidak ada keterangan mengenai kapan surat tersebut dikirim maupun apakah FIFA telah menyampaikan respons melalui jalur lain. Karena itu, belum diketahui apakah federasi Malaysia sudah menerima penjelasan resmi tentang perubahan waktu tambahan.
Janaloka Journal menyebut FAM menyiapkan langkah lanjutan setelah upaya diplomasi mereka belum memperoleh tanggapan. Namun, laporan tersebut tidak menyebut bentuk langkah yang akan ditempuh, jadwalnya, atau pihak yang akan menjadi tujuan berikutnya. FAM juga belum dikutip memberikan rincian langsung mengenai rencana itu.
Situasi ini menyisakan pertanyaan tentang dasar perubahan waktu yang menjadi keberatan federasi Malaysia. Tanpa penjelasan FIFA atau keterangan resmi dari pihak penyelenggara pertandingan, alasan papan waktu beralih dari dua menjadi tujuh menit belum terjawab dalam laporan yang tersedia.
Dampak yang sudah terlihat adalah perubahan posisi di Grup A: kemenangan besar Indonesia mengangkat tim ke atas Malaysia berdasarkan produktivitas gol. Perkembangan berikutnya bergantung pada respons FIFA dan penjelasan lebih lanjut dari FAM mengenai tindakan yang mereka siapkan.
