Manchester United Gagal Amankan Kemenangan atas Spurs

Manchester United gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Tottenham Hotspur. Gol Dominic Solanke pada menit ke-92 memastikan laga berakhir 1-1, meski Spurs bermain dengan 10 pemain.

manchester-united-gagal-amankan-kemenangan-atas-spurs

Manchester United harus puas bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur pada pekan keenam Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu malam WIB. Gol Dominic Solanke pada menit ke-92 menggagalkan kemenangan tuan rumah, meski Tottenham sudah bermain dengan 10 orang sejak Rodrigo Bentancur mendapat kartu merah.

MU sempat unggul lebih dulu melalui Bryan Mbeumo pada menit ke-73. Namun, keunggulan itu tak bertahan sampai peluit akhir. Hasil ini membuat Manchester United tetap berada di posisi ke-12 klasemen sementara dengan enam poin dari enam pertandingan, sedangkan Tottenham mengoleksi tiga poin.

Hasil imbang tersebut terasa mengecewakan bagi tuan rumah karena mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada fase akhir laga. Tottenham justru mampu menyamakan skor lewat sundulan Solanke di masa tambahan waktu babak kedua.

Tottenham lebih mengancam pada babak pertama

Spurs langsung memberi tekanan sejak awal pertandingan. Pada menit kedua, Solanke mendapat peluang berhadapan dengan kiper Senne Lammens. Kiper MU itu membaca arah serangan dan berhasil menggagalkan upaya penyerang Tottenham dari jarak dekat.

Tottenham kembali mengancam pada menit ke-21 melalui tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi bola melebar ke sisi kiri gawang. MU kesulitan membangun serangan dan beberapa upaya untuk mengalirkan bola ke depan terhenti oleh pertahanan tim tamu.

Peluang lain datang menjelang jeda. Sepakan Conor Gallagher pada menit ke-42 masih mampu ditepis Lammens, yang tampil penting menjaga gawang MU tetap aman. Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan Tottenham lebih banyak menghadirkan ancaman.

Memasuki babak kedua, Solanke kembali memperoleh ruang di kotak penalti pada menit ke-51. Kali ini, tembakannya melambung di atas gawang. Pertandingan tetap berjalan ketat dan kedua tim belum banyak menciptakan peluang bersih. Upaya Bruno Fernandes pada menit ke-63 pun belum mengarah ke gawang, setelah bola meluncur tipis ke sisi kanan.

Gol Mbeumo sempat membuka jalan bagi MU

Manchester United akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-73. Matheus Cunha menerima bola di sisi kiri, lalu mengirimkan umpan kepada Mbeumo. Pemain MU itu menuntaskan peluang dengan sepakan mendatar ke pojok kanan gawang Tottenham.

Sebelum gol tersebut, MU sempat membobol gawang Spurs melalui upaya Youri Tielemans. Namun, gol itu dianulir karena bola dinilai sudah lebih dahulu keluar garis lapangan. Tuan rumah pun harus menunggu hingga menit ke-73 untuk benar-benar unggul.

Situasi Tottenham semakin sulit lima menit kemudian. Bentancur diusir wasit pada menit ke-78 setelah insiden dengan Luke Shaw. Dalam laporan pertandingan, Bentancur disebut dianggap menanduk Shaw setelah lebih dahulu terjatuh akibat dorongan bek MU itu. Spurs pun harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain seharusnya memberi MU ruang untuk menjaga kendali. Akan tetapi, Tottenham tetap berusaha mencari gol penyama kedudukan. Sementara itu, MU gagal menambah keunggulan dan tak mampu mengubah skor menjadi lebih aman sebelum waktu normal berakhir.

Solanke membuyarkan kemenangan pada menit ke-92

Tottenham akhirnya mendapat hasil dari usaha mereka pada masa injury time. Sandro Tonali mengirimkan umpan silang dari sisi kiri yang kemudian dibelokkan Solanke ke dalam gawang. Gol pada menit ke-92 itu mengubah skor menjadi 1-1 dan membuat upaya MU mempertahankan keunggulan berakhir sia-sia.

Skor imbang bertahan hingga pertandingan selesai. Bagi MU, kehilangan dua poin di kandang memperpanjang pekerjaan yang harus dibereskan setelah enam laga liga: mereka baru mengumpulkan enam poin dan tertinggal empat poin dari zona empat besar.

Tottenham, di sisi lain, pulang dengan satu poin setelah mampu menyamakan kedudukan dalam kondisi kekurangan pemain. Hasil di Old Trafford menjadi pengingat bagi MU bahwa keunggulan tipis belum cukup untuk mengamankan kemenangan, terutama ketika lawan masih punya kesempatan menyerang sampai menit-menit terakhir.

Dengan kompetisi masih berjalan, kedua tim akan berusaha memperbaiki posisi mereka pada laga-laga berikutnya. Bagi Manchester United, menjaga konsentrasi hingga peluit akhir menjadi pekerjaan penting agar keunggulan seperti ini tidak kembali lepas.

Fokustoday