Prewedding di Palembang Mendadak Diramaikan Suporter Timnas

Sesi prewedding Dia dan Aldi di Palembang mendadak ramai saat rombongan suporter Timnas menghampiri lokasi pemotretan sekitar pukul 01.00 dini hari.

prewedding-palembang-diramaikan-suporter-timnas

Sesi foto prewedding Dia dan Aldi di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, mendadak berubah meriah sekitar pukul 01.00 dini hari. Rombongan suporter Timnas yang melintas menghampiri pasangan itu, ikut bersorak, lalu berpose bersama calon pengantin. Momen spontan tersebut terekam kamera dan ramai dibicarakan di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @dialovein.you, calon pengantin perempuan tampak mengenakan gaun putih dan veil. Sejumlah suporter bermotor mengelilinginya sambil membawa bendera Merah Putih dan menyanyikan yel-yel. Alih-alih terganggu, Dia menyambut kedatangan mereka dengan senyum lebar.

Kerumunan yang awalnya tak direncanakan itu akhirnya menjadi bagian dari foto prewedding mereka. Suasana jalanan yang semula menjadi latar pemotretan berubah menjadi panggung kecil penuh sorak dan keceriaan.

Rombongan suporter datang saat sesi foto berlangsung

Ryan, fotografer sekaligus perwakilan Dialove Photography, menjelaskan bahwa pemotretan tersebut merupakan konsep kedua dalam rangkaian prewedding Dia dan Aldi. Sore sebelumnya, pasangan itu sudah menjalani sesi foto di studio dengan mengenakan busana adat Palembang.

Untuk konsep berikutnya, mereka memilih tema ala anak mobil dengan latar jalan utama Kota Palembang. Lokasi pemotretan berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Hotel Luminor. Sesi di jalan tersebut dijadwalkan malam hari agar kondisi lalu lintas tidak terlalu ramai.

Tim kemudian beristirahat sebelum melanjutkan pemotretan sekitar pukul 23.30. Menjelang pukul 01.00, pose yang sedang disiapkan adalah Dia berdiri di samping mobil, sementara Aldi berada di kursi pengemudi. Saat itulah rombongan suporter melintas dan mendekati lokasi.

Ryan mengaku terkejut, tetapi pada awalnya ikut senang melihat sambutan rombongan tersebut. Para suporter mendoakan pasangan itu dan berjabat tangan. Ketika suasana semakin ramai, ia segera mengarahkan asistennya untuk menyesuaikan pencahayaan agar momen itu bisa diabadikan.

Fotografer sempat khawatir saat kerumunan membesar

Keriuhan itu menghadirkan kesempatan yang tidak ada dalam rencana pemotretan. Namun, Ryan juga mulai memikirkan kenyamanan dan keselamatan klien ketika jumlah orang yang berkumpul bertambah. Ia khawatir ada orang yang tidak kooperatif atau pasangan tersebut merasa tidak nyaman.

Kekhawatiran itu mereda setelah melihat respons Dia yang tetap gembira. Ryan juga mengapresiasi para suporter karena mereka menjaga jarak saat mendekati calon pengantin perempuan. Sikap tersebut membuat momen spontan itu berlangsung tanpa mengganggu pasangan yang sedang difoto.

Perpaduan gaun putih, mobil, bendera Merah Putih, dan sorak suporter menghasilkan suasana yang berbeda dari foto prewedding pada umumnya. Bagi pasangan itu, keramaian tersebut menjadi kejutan yang terekam dalam dokumentasi mereka. Bagi tim fotografer, situasi tak terduga itu menuntut keputusan cepat di tengah sesi kerja.

Ryan juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca malam itu sebenarnya kurang ideal karena Palembang sedang dilanda kabut asap. Ia sempat ragu untuk tetap melakukan pemotretan. Namun, pekerjaan tetap dijalankan secara profesional sesuai rencana.

Video prewedding viral dan menarik perhatian warganet

Video dan foto yang dibagikan Dialove Photography kemudian ramai mendapat tanggapan. Sejumlah warganet menyebut momen itu akan membuat tanggal pemotretan lebih mudah diingat daripada tanggal pernikahan. Ada pula yang mendoakan agar hubungan Dia dan Aldi berjalan lancar dan rumah tangga mereka kelak diberi keberkahan.

Unggahan tersebut dibagikan melalui akun @dialovein.you, yang digunakan untuk menampilkan konten di balik layar. Sementara itu, Dialove Photography merupakan jasa fotografi pernikahan dan prewedding yang berbasis di Palembang serta berdiri sejak 2019.

Ryan menyebut ramainya konten itu menjadi kebanggaan bagi tim karena membantu meningkatkan kesadaran publik terhadap merek mereka. Ia mengatakan konten tersebut bukan satu-satunya yang pernah masuk FYP; sebelumnya, unggahan saat memotret pernikahan Lady Rara dan Aladull juga mendapat perhatian serupa.

Pengalaman Dia dan Aldi memperlihatkan bagaimana kejadian tak terduga dapat mengubah suasana pemotretan menjadi kenangan yang khas. Meski demikian, momen itu juga mengingatkan bahwa keramaian di lokasi perlu disikapi dengan memperhatikan kenyamanan pasangan. Bagi fotografer, kesiapan membaca keadaan menjadi bagian penting untuk menangkap momen spontan tanpa mengabaikan klien.

Fokustoday