Dokter Italia Jawab Kritik Fabregas soal Cedera Kean
Kepala tim medis Italia, Angelo De Carli, membantah kritik Cesc Fabregas soal komunikasi dan penanganan cedera Moise Kean setelah jeda internasional.
Departemen medis tim nasional Italia membantah kritik Cesc Fabregas terkait penanganan cedera Moise Kean. Kepala tim medis Italia, Angelo De Carli, menyatakan staf federasi rutin berkomunikasi dengan dokter klub sebelum, selama, dan setelah pemusatan latihan. Pernyataan itu disampaikan setelah pelatih Como tersebut mengeluhkan kondisi Kean yang memburuk usai membela Italia.
Fabregas menyebut penyerang andalannya itu akan absen sekitar tujuh hingga sepuluh hari. Hasil pemindaian MRI setelah Kean kembali ke klub menunjukkan adanya masalah kebugaran, sehingga sang pemain harus menjalani latihan terpisah dan program pemulihan khusus.
Fabregas persoalkan kondisi Kean setelah jeda internasional
Dalam keterangannya menjelang pertandingan penting Como melawan Roma di Serie A, Fabregas menyampaikan kekecewaan atas penanganan Kean selama jeda internasional. Menurut dia, sang pemain mengalami benturan pada pertandingan pertama melawan Belgia, tetapi kemudian tetap dimainkan dalam durasi panjang pada laga berikutnya.
Pelatih asal Spanyol itu menilai komunikasi antara federasi dan klub semestinya berjalan lebih baik. Ia mengatakan Kean sempat bermain selama 90 menit ketika kondisinya, berdasarkan hasil MRI yang dilakukan setelah kembali ke klub, menunjukkan adanya cedera akibat benturan tersebut.
“Dia akan absen selama sepekan atau sepuluh hari. Dia mengalami benturan dalam pertandingan pertamanya melawan Belgia. Komunikasi antara Federasi dan klub seharusnya lebih baik,” kata Fabregas.
Fabregas juga menyebut Kean kini harus berlatih terpisah. Cedera itu datang menjelang periode penting bagi Como, yang harus kehilangan penyerang utama mereka untuk sementara. Meski demikian, informasi yang tersedia tidak merinci lebih jauh jenis cedera maupun tahapan pemulihan yang akan dijalani Kean.
Kean sebelumnya tampil melawan Belgia dan Prancis dalam rangkaian pertandingan timnas. Ia kemudian absen pada pertandingan terakhir Italia melawan Turki di Bologna. Seusai kembali ke fasilitas latihan Como, pemeriksaan MRI dilakukan dan menjadi dasar bagi klub untuk menyusun program pemulihan sang pemain.
Tim medis Italia tegaskan komunikasi dengan klub
Menanggapi kritik tersebut, De Carli menjelaskan bahwa staf medis tim nasional secara berkala menyampaikan perkembangan kondisi para pemain kepada dokter klub. Ia menegaskan jalur komunikasi itu aktif dan berlangsung di berbagai tahap pemusatan latihan, bukan hanya setelah pemain kembali ke klub.
“Staf medis tim nasional terus memberi informasi terbaru kepada dokter klub dan sering berkomunikasi dengan mereka sebelum, selama, dan setelah pemusatan latihan. Itulah yang terjadi pada jeda internasional terakhir,” kata De Carli, seperti dikutip Sky Sport Italia.
De Carli merujuk pada rangkaian tugas internasional yang berlangsung pada September dan Oktober. Penjelasan itu sekaligus menjadi bantahan atas kesan bahwa tim medis Como tidak memperoleh informasi mengenai kondisi fisik Kean selama berada bersama timnas.
Namun, keterangan kedua pihak memperlihatkan adanya perbedaan pandangan mengenai penanganan benturan yang dialami Kean. Fabregas menyoroti keputusan memainkan sang pemain dan komunikasi dengan klub, sedangkan De Carli menekankan bahwa prosedur komunikasi medis telah dijalankan. Tidak ada penjelasan lebih terperinci dalam pernyataan De Carli mengenai penilaian kondisi Kean pada setiap pertandingan.
Jadwal padat kembali jadi sorotan
Polemik tersebut muncul di tengah jadwal timnas yang padat. Italia memainkan empat pertandingan dalam 11 hari pada jeda internasional terakhir. Beban pertandingan itu kembali memunculkan pertanyaan tentang cara klub dan federasi mengelola kondisi pemain yang berpindah dari kompetisi domestik ke tugas internasional.
Bagi Como, dampak paling langsung adalah absennya Kean selama sekitar satu pekan hingga sepuluh hari, sesuai perkiraan Fabregas. Penyerang itu akan menjalani pemulihan agar dapat kembali bugar, sementara klub harus menyesuaikan rencana tanpa salah satu andalan di lini depan.
Perbedaan pernyataan dari pelatih dan tim medis Italia belum mengubah fakta bahwa Kean perlu menjalani pemulihan setelah kembali dari tugas internasional. Ke depan, perhatian akan tertuju pada perkembangan kondisinya dan bagaimana klub serta federasi menjaga pertukaran informasi saat pemain mengalami masalah kebugaran di tengah jadwal yang rapat.
