Darma Mangkuluhur Jadi Komut HUMI, Rudy Satwiko Dirut

Darma Mangkuluhur Hutomo ditetapkan sebagai Komisaris Utama HUMI dalam RUPSLB 8 Oktober 2026. Rudy Satwiko menggantikan Ari Askhara sebagai Direktur Utama.

darma-mangkuluhur-komut-humi-rudy-satwiko-dirut

Darma Mangkuluhur Hutomo resmi menjabat Komisaris Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) setelah pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Oktober 2026. Pada rapat yang digelar di Jakarta itu, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama.

Posisi yang ditinggalkan Ari kini diisi Rudy Satwiko, yang sebelumnya menjabat Direktur HUMI. Perubahan tersebut menempatkan putra Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto itu sebagai pimpinan dewan komisaris di perusahaan jasa maritim terintegrasi Grup Humpuss.

Perombakan pengurus HUMI dan arah pengawasan

HUMI menyebut perubahan kepengurusan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efektivitas pengawasan, dan menjaga kesinambungan strategi bisnis jangka panjang. Perusahaan belum mengumumkan target keuangan maupun operasional baru yang akan dijalankan di bawah jajaran pengurus hasil RUPSLB tersebut.

Sebagai Komisaris Utama, Darma akan memimpin fungsi pengawasan atas pengelolaan perusahaan dan memberikan arahan strategis kepada direksi. Peran itu menjadi penting ketika perusahaan menghadapi dinamika industri maritim, sekaligus melanjutkan strategi yang telah berjalan.

Darma menyatakan HUMI memiliki fondasi bisnis yang kuat berkat kerja jajaran manajemen sebelumnya. Ia mengatakan fokus ke depan adalah menjaga agar perusahaan tumbuh dengan tata kelola yang baik, disiplin, serta berorientasi jangka panjang.

“Dewan Komisaris akan menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan arahan strategis kepada Direksi dalam menghadapi dinamika serta peluang industri maritim,” kata Darma.

Ia berharap penguatan tata kelola dan pengawasan dapat mendukung pertumbuhan perusahaan yang kompetitif dan berkelanjutan. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa peran dewan komisaris dalam susunan baru tidak hanya berkaitan dengan pengawasan rutin, tetapi juga pemberian arahan strategis kepada direksi.

Rudy Satwiko pimpin direksi setelah Ari Askhara mundur

Rudy Satwiko menyampaikan apresiasi kepada Ari Askhara dan jajaran manajemen sebelumnya atas kontribusi mereka dalam mengembangkan perusahaan. Menurut Rudy, capaian yang telah diraih menjadi landasan bagi HUMI untuk meningkatkan kinerja, memperkuat daya saing, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Pengunduran diri Ari Askhara disetujui dalam RUPSLB yang sama dengan penetapan Darma sebagai Komisaris Utama. Rapat pemegang saham juga menetapkan Rudy, yang sebelumnya berada di jajaran direksi, untuk memimpin perusahaan sebagai Direktur Utama.

Dalam pernyataan perusahaan, pergantian pengurus ditempatkan sebagai langkah untuk menjaga kesinambungan bisnis. Artinya, perubahan posisi di jajaran pimpinan disertai penegasan bahwa HUMI akan meneruskan agenda pengembangan usaha, bukan mengumumkan perombakan strategi secara menyeluruh.

Optimalisasi armada menjadi agenda perusahaan

Setelah perubahan kepengurusan, HUMI menyatakan akan melanjutkan optimalisasi aset dan armada, mengembangkan kapabilitas operasional, serta meningkatkan efisiensi. Perusahaan juga ingin memperkuat daya saing melalui strategi bisnis yang adaptif dan berorientasi jangka panjang.

Rudy menyebut optimalisasi aset dan armada serta peningkatan efisiensi operasional sebagai prioritas manajemen. HUMI juga akan mengembangkan kemampuan operasional agar dapat mempertahankan posisinya sebagai penyedia jasa maritim terintegrasi.

Perusahaan belum merinci sasaran baru yang akan digunakan untuk mengukur pelaksanaan agenda tersebut. Karena itu, perkembangan strategi dan kinerja HUMI di bawah kepemimpinan baru akan menjadi perhatian berikutnya bagi pemegang saham dan pelaku pasar.

Tata kelola dan kinerja jadi perhatian berikutnya

Perubahan pengurus ini berlangsung di tengah upaya HUMI menjaga pertumbuhan sebagai perusahaan jasa maritim terintegrasi. Dewan komisaris akan menjalankan pengawasan dan memberikan arahan, sementara direksi bertanggung jawab melanjutkan pengelolaan serta agenda operasional perusahaan.

Bagi pasar, salah satu hal yang dapat dicermati ke depan adalah bagaimana agenda tata kelola, efisiensi, dan optimalisasi armada diterjemahkan ke dalam pelaksanaan bisnis. Sejauh ini, HUMI menyampaikan arah prioritas tersebut, tetapi belum memberikan rincian target keuangan maupun operasional baru.

Dengan susunan pengurus yang telah ditetapkan dalam RUPSLB, perhatian selanjutnya tertuju pada konsistensi pelaksanaan strategi dan kemampuan perusahaan menghadapi perubahan industri maritim. HUMI menyatakan akan mengedepankan pengelolaan yang disiplin dan visi jangka panjang, sementara hasilnya akan terlihat melalui perkembangan operasional dan kinerja perusahaan.

Fokustoday