DWP Kaltim dan Biofarma Gelar Vaksinasi HPV
DWP Kaltim dan Biofarma menggelar sosialisasi serta vaksinasi HPV untuk lebih dari 200 anggota. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan kanker serviks.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan PT Biofarma menggelar sosialisasi dan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi para anggotanya pada 13–14 Oktober 2026. Kegiatan di Aula Inspektorat Provinsi Kaltim, Samarinda, ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pencegahan kanker serviks dan kesehatan reproduksi.
Lebih dari 200 peserta tercatat mengikuti program tersebut. Mereka berasal dari sejumlah organisasi DWP di instansi pemerintah dan instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Sebanyak 15 peserta di antaranya merupakan anggota DWP Kota Samarinda.
Ketua Panitia Ny. Yeni Oktania Irfan Prananta mengatakan kegiatan ini tidak hanya membuka akses bagi anggota untuk mengikuti vaksinasi HPV, tetapi juga menjadi ruang edukasi mengenai pencegahan kanker serviks. Ia berharap informasi yang disampaikan dapat mendorong peserta lebih memperhatikan kesehatan reproduksi.
Edukasi HPV dan pencegahan kanker serviks
Menurut Yeni, upaya pencegahan perlu disertai pemahaman yang tepat dan langkah yang dilakukan sejak dini. Ia juga mendorong anggota DWP menerapkan pola hidup sehat serta menjalani pemeriksaan secara berkala sesuai anjuran Kementerian Kesehatan.
“Pelaksanaan vaksinasi HPV ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan kanker serviks sekaligus meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi,” ujar Yeni, Selasa (13/10/2026).
Yeni berharap para peserta memperoleh informasi yang benar mengenai pencegahan kanker serviks, memahami manfaat vaksinasi HPV, dan terdorong untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan. Dengan begitu, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian vaksin, tetapi juga memperkuat kesadaran mengenai pentingnya pencegahan.
Program di Kalimantan Timur ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan vaksinasi HPV yang dicanangkan DWP Pusat dan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. DWP Kaltim menggandeng Biofarma dalam pelaksanaannya, sekaligus menghadirkan narasumber dr. Nida Amelia dari perusahaan tersebut.
Kerja sama DWP Kaltim dan Biofarma
Area Manager Kalimantan PT Biofarma, Mukhlis Riza, mengapresiasi kepercayaan DWP Provinsi Kalimantan Timur dalam kerja sama vaksinasi HPV. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup melalui upaya pencegahan penyakit.
“Biofarma merupakan perusahaan milik negara yang berdiri sejak 1819 dan beroperasi di Kota Bandung. Produk vaksin Biofarma juga telah digunakan di sekitar 180 negara di dunia, termasuk negara-negara di Asia dan Eropa,” kata Mukhlis.
Mukhlis juga menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan motto Biofarma, “Dedicated to Improve Quality of Life.” Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada DWP Kaltim atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Biofarma untuk berpartisipasi dalam program.
Kegiatan berlangsung di Aula Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Kadrie Oening Nomor 96, Samarinda. Agenda vaksinasi dan sosialisasi itu dirangkai dengan pertemuan rutin bulanan yang diampu Inspektorat Provinsi Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM. Jajaran PT Kimia Farma juga hadir.
Bagian dari rangkaian HUT DWP
Program vaksinasi HPV ini turut menjadi rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-27 Dharma Wanita Persatuan yang jatuh pada 7 Desember 2026. Tahun ini, DWP mengusung tema “Perempuan Berkarakter, Berdaya dan Inspiratif Menuju Indonesia Emas 2045.”
DWP Provinsi Kalimantan Timur berharap edukasi dan vaksinasi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun perempuan yang sehat dan berdaya. Pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, menurut panitia, penting agar perempuan dapat mengambil langkah pencegahan dan berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat.
Dengan melibatkan organisasi perempuan di lingkungan instansi pemerintah dan Biofarma, kegiatan ini memperluas ruang penyampaian informasi sekaligus akses vaksinasi bagi anggota. Keberlanjutan edukasi dan perhatian terhadap pemeriksaan berkala diharapkan tetap menjadi bagian dari upaya pencegahan kanker serviks di Kalimantan Timur.
