Rumah Herdin Hidayat Seluas 3.000 Meter Persegi
Rumah Herdin Hidayat seluas 3.000 meter persegi memiliki 20 kamar dan dipakai sebagai lokasi syuting. Sang aktor ingin rumah itu tetap menjadi tempat tinggal keluarga.
Rumah Herdin Hidayat memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi dan menampung kebutuhan keluarga besar sang aktor. Bangunan itu memiliki 20 kamar tidur, sejumlah ruang untuk kegiatan keluarga, serta area yang disewakan sebagai lokasi syuting film dan sinetron. Untuk mengurus rumah seluas itu, Herdin mempekerjakan sekitar 15 hingga 20 asisten rumah tangga (ART).
Informasi tersebut disampaikan Herdin saat tampil dalam acara Buka Pintu, seperti diberitakan detikcom dengan mengutip Insertlive. Besarnya rumah bukan sekadar urusan ruang. Herdin mengatakan ia sejak awal berharap anak-anaknya tetap tinggal bersamanya, sehingga ia tak merasa kehilangan ketika mereka beranjak dewasa.
Dua puluh kamar untuk keluarga
Sebagian besar kamar tidur di rumah Herdin dilengkapi kamar mandi pribadi. Sejumlah kamar juga telah diubah agar dapat menjadi tempat tinggal bagi anak dan cucunya. Rumah itu, dengan demikian, bukan hanya memiliki banyak ruang kosong, melainkan juga menyediakan bagian-bagian yang bisa digunakan keluarga untuk menjalani keseharian masing-masing.
Keinginan mempertahankan kebersamaan keluarga ikut memengaruhi cara Herdin menata rumah. Ketika salah satu anaknya pernah meminta izin untuk tinggal di apartemen, ia mengubah kamar anak tersebut agar suasananya menyerupai apartemen. Upaya itu menjadi jalan tengah: anaknya mendapat ruang dengan nuansa berbeda, sementara tetap berada di rumah yang sama.
“Dulu saya pengen semua anak-anak saya itu tinggal di sini semua. Biar saya nggak merasa kehilangan,” kata Herdin.
Herdin tidak menjelaskan jumlah anak atau cucu yang tinggal di rumah itu. Namun, pembagian ruang yang ia ceritakan memperlihatkan bahwa rumah tersebut dirancang untuk menampung beberapa bagian keluarga sekaligus. Ia juga menyebut rumahnya memiliki beberapa ruang tamu berukuran besar, dengan perabot berupa sofa kulit dan kayu.
Rumah juga menjadi lokasi syuting
Ukuran dan tampilan rumah menarik minat rumah produksi. Sebagian area disewakan untuk keperluan pengambilan gambar sinetron maupun film, dan Herdin mengatakan tawaran syuting masih diterima. Aktivitas produksi dapat membuat rumah ramai, tetapi keluarga tetap tinggal di sana.
Menurut Herdin, area yang digunakan untuk syuting berada di bagian tertentu, sedangkan keluarganya dapat beraktivitas di bagian lain. Ia menyebut area utama tetap menjadi ruang keluarga. Pembagian lokasi itu memungkinkan rumah dipakai untuk produksi tanpa membuat seluruh penghuni harus pindah selama proses berlangsung.
“Kita bisa tinggal di sana (bagian rumah lain). Ada lokasi-lokasinya yang dipakai syuting. Kalau ini kan area utama,” ujar Herdin.
Fasilitas lain tersebar di beberapa bagian rumah. Ada musala yang berada di dekat kolam renang, serta ruang kebugaran di lantai atas dengan banyak bukaan. Halamannya cukup luas untuk menampung puluhan sepeda motor atau sepuluh mobil yang diparkir berjejer, menurut laporan detikcom.
Dengan banyaknya kamar dan area yang terpisah, rumah itu bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga sekaligus aktivitas produksi. Herdin menyebut jumlah ART yang bekerja di sana berkisar 15 sampai 20 orang. Ia tidak merinci pembagian tugas para pekerja tersebut.
Herdin menegaskan rumah tidak dijual
Rumah tersebut sempat ramai dibicarakan pada 2025 setelah anak Herdin menjadikannya bahan konten. Muncul kabar bahwa properti itu akan dibeli orang lain. Herdin kemudian membantah kabar penjualan tersebut dalam tayangan FYP Trans7 yang dikutip detikcom.
Ia menyatakan rumah itu ingin dipertahankan untuk anak dan cucunya. Pernyataan tersebut sejalan dengan alasan yang ia sampaikan mengenai pembangunan rumah: menyediakan tempat bagi keluarga agar tetap bisa tinggal bersama. Hingga informasi yang diberitakan, Herdin masih menerima tawaran agar sebagian rumahnya digunakan untuk syuting.
