Polisi Pulihkan Warga Kampung Narkoba Jakbar

Usai penggerebekan narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, polisi memberikan pendampingan psikologis, edukasi, dialog warga, dan bantuan sosial.

polisi-pulihkan-warga-kampung-narkoba-jakbar

Polisi menggelar pendampingan psikologis, trauma healing, edukasi, dan dialog bersama warga Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan masyarakat setelah penggerebekan narkoba di dua kawasan tersebut sehari sebelumnya.

Program yang dijalankan Polda Metro Jaya itu juga mencakup pembinaan, literasi, bakti sosial, serta pembagian paket sembako. Polisi berdialog dengan pengurus RT dan RW untuk mendengar masukan warga setelah proses penegakan hukum berlangsung.

Pendampingan warga setelah penggerebekan

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Arief Satriyo mengatakan pembinaan dan pendampingan diarahkan untuk membantu membangun lingkungan yang bersih dari narkoba. Menurut dia, generasi muda juga diharapkan dapat berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Pembinaan, edukasi, dan pendampingan dilakukan agar bersama-sama kita dapat membangun lingkungan yang bersih dari narkoba serta mendorong generasi muda berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Arief.

Rangkaian kegiatan itu tidak hanya berupa penyampaian materi. Dialog dengan pengurus RT dan RW menjadi ruang bagi polisi untuk menyerap masukan warga, sementara pendampingan psikologis dan trauma healing ditujukan untuk mendukung pemulihan masyarakat pascapenindakan.

Polisi juga membagikan paket sembako sebagai bagian dari bakti sosial. Kegiatan tersebut mempertemukan petugas dengan warga dalam suasana pendampingan, bukan semata-mata dalam konteks operasi penegakan hukum.

Penindakan narkoba di Kampung Ambon dan Boncos

Penggerebekan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos dilakukan pada Jumat (9/10/2026). Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 24 orang: delapan orang di Kampung Boncos dan 16 orang di Kampung Ambon.

Sejumlah barang turut diamankan, antara lain sabu, ganja, timbangan, bong atau alat isap, serta senjata tajam berupa keris dan tombak. Informasi mengenai penangkapan dan barang bukti tersebut dilaporkan dalam pemberitaan mengenai operasi di dua lokasi itu.

Setelah penangkapan, Polda Metro Jaya melanjutkan kegiatan dengan pendekatan kepada masyarakat. Langkah ini menempatkan pemulihan dan pencegahan sebagai bagian dari penanganan, berdampingan dengan proses penegakan hukum terhadap dugaan peredaran narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan penanganan perkara narkotika tidak berhenti pada penindakan. Tahap berikutnya, kata dia, mencakup pencegahan dan pemulihan warga.

“Setelah penindakan, kepolisian juga hadir untuk mendengarkan, mendampingi, dan membantu masyarakat. Dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, kita ingin membangun lingkungan yang lebih aman, sehat, dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda,” ujar Budi.

Pencegahan perlu berjalan bersama pemulihan

Dialog dengan pengurus lingkungan memberi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan masukan secara langsung. Bersamaan dengan itu, edukasi dan literasi menjadi bagian dari pembinaan yang disebut kepolisian sebagai upaya mendorong lingkungan bebas narkoba.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa tindak lanjut setelah penggerebekan mencakup lebih dari proses hukum. Polisi menyebut pendampingan sebagai cara untuk mendengarkan dan membantu masyarakat, sementara pembinaan diarahkan pada keterlibatan warga dan generasi muda dalam kehidupan lingkungan yang positif.

Polda Metro Jaya belum merinci bentuk atau jadwal pendampingan lanjutan dalam keterangan yang tersedia. Namun, dialog, edukasi, dukungan psikologis, dan bantuan sosial menjadi rangkaian yang telah dilakukan setelah operasi di Kampung Ambon dan Kampung Boncos.

Keberlanjutan upaya tersebut akan bergantung pada keterlibatan masyarakat dan komunikasi dengan aparat setempat. Bagi warga, ruang untuk menyampaikan masukan dan memperoleh pendampingan dapat menjadi bagian penting dari pemulihan, sementara pencegahan tetap menjadi pekerjaan bersama agar lingkungan lebih aman bagi generasi muda.

Fokustoday